Pengelola Spa Gion di HR Muhammad Belum Beri Klarifikasi Terkait Dugaan TPPO dan Eksploitasi Anak

Hukum129 Dilihat

Surabaya – Pihak pengelola sebuah spa Gion di kawasan Jalan HR Muhammad, Surabaya, yang tengah menjadi sorotan terkait dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak, hingga kini belum memberikan keterangan resmi kepada publik.

Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media pada Kamis (4/6/2026) lalu, belum membuahkan hasil. Saat mendatangi lokasi usaha tersebut, wartawan hanya ditemui petugas keamanan yang berjaga di area depan.

Ketika ditanya mengenai keberadaan pihak manajemen maupun pemilik usaha, petugas keamanan mengaku tidak mengetahui perkembangan kasus yang saat ini menjadi perhatian publik. Ia hanya menyampaikan bahwa pemilik usaha sedang berada di luar kota.

“Bosnya lagi luar kota,” ujar petugas keamanan singkat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivitas di sekitar tempat usaha tersebut masih terlihat berjalan normal. Namun, tidak tampak adanya perwakilan manajemen yang bersedia memberikan penjelasan maupun klarifikasi terkait dugaan kasus yang menyeret nama tempat usaha tersebut.

Belum adanya pernyataan resmi dari pihak pengelola memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Terlebih, kasus yang mencuat berkaitan dengan dugaan eksploitasi anak dan perdagangan orang yang merupakan tindak pidana serius dan menjadi perhatian luas.

Di sisi lain, hingga berita ini ditulis belum terlihat adanya langkah penertiban maupun tindakan administratif dari instansi terkait di lokasi. Aparat kepolisian maupun Satpol PP Kota Surabaya juga belum tampak melakukan tindakan di lapangan.

Sebelumnya, sejumlah anggota DPRD Surabaya mendesak agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap tempat usaha tersebut. Mereka juga meminta aparat penegak hukum bertindak tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum maupun peraturan daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola spa belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan eksploitasi anak dan perdagangan orang yang menyeret nama usaha tersebut. Media masih berupaya menghubungi pihak manajemen guna memperoleh konfirmasi lebih lanjut demi menjaga prinsip keberimbangan dalam pemberitaan. Tio

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *