Tumbal Marako, Bintang Prancis Mbappe Terancam Absen di Semifinal

Berita, Olahraga262 Dilihat

INFOGARUDA.COM: Kylian Mbappe kembali menjadi sosok pembeda bagi timnas Prancis. Meski sempat gagal mengeksekusi penalti, sang kapten tetap mampu memecah kebuntuan dan mengantar Les Bleus menundukkan Maroko 2-0 pada laga perempat final Piala Dunia 2026, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB.

Namun, kemenangan itu sempat dibayangi kekhawatiran. Mbappe terpaksa meninggalkan lapangan pada menit ke-77 setelah mengalami benturan di pergelangan kaki. Penyerang Real Madrid itu sempat tergeletak dan harus mendapatkan perawatan tim medis sebelum akhirnya digantikan Jean-Philippe Mateta.

Momen tersebut langsung memicu spekulasi soal kondisi Mbappe jelang laga semifinal. Mengingat perannya yang begitu vital, kemungkinan absennya sang megabintang tentu menjadi kabar buruk bagi Prancis.

Untungnya, kekhawatiran itu tidak berlangsung lama.

Pelatih Didier Deschamps memastikan cedera Mbappe tidak mengkhawatirkan.

“Kylian merasakan sakit pada pergelangan kakinya, sementara Manu (Kone) mengalami benturan pada lutut dan kejang otot,” ujar Deschamps kepada M6.

Mbappe pun langsung menenangkan publik Prancis dengan memastikan kondisinya baik-baik saja.

“Aku baik-baik saja, hanya mengalami benturan pada pergelangan kaki. Saat itu, JP (Mateta) adalah pemain terbugar yang bisa bermain. Aku keluar, dia masuk dan hampir mencetak gol,” kata Mbappe.

Dengan pernyataan tersebut, peluang Mbappe tampil pada semifinal melawan Spanyol tetap terbuka lebar.

Mbappe Jadi Nyawa Permainan Prancis

Sulit membayangkan Prancis tanpa Mbappe. Hingga babak perempat final, penyerang berusia 27 tahun itu telah mengoleksi 8 gol dan 3 assist di Piala Dunia 2026.

Artinya, Mbappe terlibat langsung dalam 11 gol, atau sekitar 68,75 persen dari seluruh gol yang dicetak Les Bleus sepanjang turnamen.

Kontribusinya bukan hanya soal mencetak gol. Visi bermain dan kecerdasannya membuka ruang juga menjadi senjata utama Prancis.

Hal itu diakui Ousmane Dembele yang mencetak gol kedua ke gawang Maroko.

“Sebelumnya, Kylian mengatakan kepadaku untuk tetap di tengah dan melakukan serangan balik. Itulah yang terjadi. Dia melakukan lari yang bagus untuk menciptakan ruang bagiku. Aku melepaskan tembakan akurat dan itu berhasil,” ujar Dembele.

Mental Juara Sang Bintang

Selain kualitas teknis, Mbappe kembali menunjukkan mental juara. Meski penaltinya mampu ditepis kiper Maroko, Yassine Bounou, ia tidak kehilangan kepercayaan diri.

Deschamps memuji karakter anak asuhnya tersebut.

“Hari ini memang rumit setelah penalti gagal dan beberapa peluang terbuang. Namun Kylian tidak pernah meragukan dirinya sendiri. Dia terus mencoba hingga akhirnya mencetak gol,” ungkap sang pelatih.

Rekor Mbappe di Piala Dunia pun semakin mengesankan. Dari 20 penampilan, ia kini telah mengemas 20 gol dan 6 assist. Dalam tujuh pertandingan terakhir di ajang Piala Dunia, ia hanya sekali gagal mencetak gol.

Catatan itu semakin mengukuhkan Mbappe sebagai salah satu pemain paling mematikan dalam sejarah Piala Dunia dan menjadi harapan terbesar Prancis untuk menembus final serta mempertahankan peluang merebut gelar juara dunia 2026

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *