JOMBANG – Persiapan pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 terus dikebut. Panitia memastikan seluruh kebutuhan teknis dan infrastruktur dipersiapkan secara maksimal menjelang pembukaan yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus 2026 di Jombang, Jawa Timur.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto direncanakan hadir untuk membuka secara resmi forum tertinggi organisasi Nahdlatul Ulama tersebut. Kehadiran Presiden menjadi perhatian utama panitia yang telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait pengamanan maupun teknis kedatangan.
Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengatakan upacara pembukaan akan digelar di Lapangan Untung Suropati, Tambakberas, dengan menggunakan tenda roder berkapasitas sekitar 6.000 orang.
“Lokasi ini dipilih karena sangat representatif dan mampu menampung ribuan peserta serta tamu undangan yang akan menghadiri pembukaan Muktamar,” ujar Gus Rozaq, Rabu (15/7).
Menurutnya, berdasarkan skenario sementara, Presiden Prabowo akan tiba di Jombang menggunakan helikopter dan mendarat di Stadion Merdeka sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi pembukaan.
“Insyaallah Bapak Presiden Prabowo yang akan membuka Muktamar NU. Sesuai rencana sementara, beliau akan mendarat di Stadion Merdeka Jombang sebelum menuju Lapangan Untung Suropati,” katanya.
Sementara itu, seluruh agenda persidangan Muktamar NU ke-35 akan dipusatkan di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Panitia terus menyelesaikan berbagai fasilitas pendukung, termasuk ruang sidang, tempat menginap peserta, layanan konsumsi, hingga sistem transportasi selama pelaksanaan kegiatan.
Muktamar NU ke-35 akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 dan diperkirakan dihadiri ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Selain menjadi forum pengambilan keputusan strategis organisasi, muktamar juga akan memilih kepengurusan baru Nahdlatul Ulama untuk masa khidmat berikutnya.
Panitia optimistis seluruh persiapan dapat rampung sesuai jadwal sehingga penyelenggaraan Muktamar NU ke-35 berlangsung lancar, tertib, dan menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi serta kehidupan kebangsaan Indonesia. ANAM













