Perdana! IWbA Jatim Gelar Kejurprov Woodball di Tulungagung, Dibanjiri 431 Atlet

Berita, Olahraga303 Dilihat

 

TULUNGAGUNG : Perhelatan prestisius Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) I Woodball Jawa Timur 2026 resmi dibuka di hamparan hijau Lapangan Pojok Raya, Tungagung, Jumat (3/4).

Ajang perdana ini menjadi tonggak sejarah penting dalam peta jalan pembinaan atlet woodball di Tanah Air.
Kompetisi yang berlangsung pada 3-5 April 2026 ini bukan sekadar turnamen biasa. Sebanyak 431 atlet terbaik yang mewakili 23 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur turun gelanggang. Mereka akan beradu akurasi dan ketenangan mental dalam dua nomor bergengsi: Stroke dan Fairway.

Kemeriahan pembukaan semakin terasa eksklusif dengan kehadiran jajaran tokoh penting. Ketua Pengprov IWbA Jatim, Moh. Ali Kuncoro, hadir langsung mendampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Jatim, Dr. M. Hadi Wawan Guntoro. Turut hadir memberikan dukungan moral, perwakilan KONI Jatim Akmal Budianto, Ketua Perwosi Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, serta jajaran Forkopimda Tulungagung.

Ketua Pengprov IWbA Jatim, Moh. Ali Kuncoro, menegaskan bahwa pemilihan Tulungagung sebagai tuan rumah perdana didasari oleh kesiapan infrastruktur dan antusiasme luar biasa dari pemerintah daerah.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Tulungagung. Sinergi ini adalah fondasi utama bagi kemajuan Woodball. Kejurprov I ini bukan sekadar seremoni, melainkan kawah candradimuka untuk menjaring bibit unggul yang diproyeksikan mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional maupun internasional,” ujar Ali Kuncoro dalam sambutannya.
Beliau juga menitipkan pesan sakral bagi ratusan atlet yang bertanding.

Menurutnya, olahraga asal Taiwan ini mengedepankan filosofi kejujuran dan kendali diri.

“Selamat bertanding bagi duta-duta dari 23 daerah. Tunjukkan kemampuan teknis terbaik kalian, namun yang paling utama, jagalah marwah olahraga ini dengan menjunjung tinggi sportivitas. Kemenangan sejati ada pada kehormatan di setiap ayunan mallet di lapangan,” tegasnya.

Senada dengan itu, kehadiran Arumi Bachsin dan jajaran Forkopimda memberikan sinyal kuat bahwa Woodball kini bukan lagi olahraga rekreasi semata, melainkan cabang olahraga prestasi yang mulai memasyarakat secara masif di Jawa Timur. Selama tiga hari ke depan, Lapangan Pojok Raya akan menjadi saksi lahirnya juara-juara baru yang siap membawa tongkat estafet prestasi woodball Jatim ke level yang lebih tinggi.(Tom)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *