LPG Bocor dan Meledak, Pemilik Rumah di Surabaya Alami Luka Bakar Parah

Berita365 Dilihat

Surabaya — Ledakan diduga akibat kebocoran LPG terjadi di sebuah rumah di Jalan Juwingan 72-D, Surabaya, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Seorang pria bernama Kholis Badrizaman (51) menjadi korban dan mengalami luka bakar hingga 90 persen di sekujur tubuh.

Peristiwa tersebut bermula ketika keluarga korban mencium bau gas LPG yang cukup menyengat. Saat itu, terdengar pula suara gas yang keluar dari saluran LPG. Kholis kemudian berusaha memperbaiki sumber kebocoran tersebut.

Setelah perbaikan dilakukan, kompor kembali dinyalakan. Diduga, gas yang sebelumnya telah terkumpul di dalam ruangan tersambar api sehingga terjadi ledakan.

Anak korban, Chusaini Agus Naim mengatakan, dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah kakaknya mencium bau LPG. Menurutnya, ayahnya kemudian dipanggil untuk memperbaiki LPG.

“Kakak saya mencium bau LPG, seperti nggeos. Terus panggil ayah saya untuk membetulkan LPG. Setelah dibetulkan, kompor langsung dinyalakan. Mungkin karena bau gasnya sudah terkumpul, begitu dinyalakan langsung meledak,” ujar Chusaini.

Saat kejadian, Chusaini sedang tidur di bagian atas rumah. Ia mengaku langsung terbangun setelah mendengar ledakan. Kerasnya ledakan juga menyebabkan bagian rumah mengalami kerusakan.

Kondisi Kholis cukup serius. Berdasarkan informasi dari keluarga, korban mengalami luka bakar sekitar 90 persen di seluruh tubuh dan kini masih menjalani perawatan di RSUD Haji Surabaya. Korban juga dijadwalkan menjalani operasi untuk menangani luka bakar yang dialaminya.

“Bapak sekarang di Rumah Sakit Drajat. Kata dokter lukanya sekitar 90 persen, seluruh badan,” kata Chusaini.

Sementara itu, tetangga korban, Khoirul, mengaku terkejut saat mendengar suara ledakan dari rumah Kholis. Suara ledakan terdengar sangat keras hingga dirasakan seperti hentakan gempa.

“Kejadiannya jam tiga malam. Terdengar suara meledak, duar. Kencang sekali, seperti gempa, tapi rumah tidak sampai bergetar,” ungkap Khoirul.

Setelah ledakan terjadi, warga langsung berupaya memberikan pertolongan. Pintu rumah dibuka dan korban segera dievakuasi keluar. Tabung LPG juga diamankan untuk mencegah kemungkinan terjadinya ledakan susulan.

Khoirul menambahkan, kuatnya ledakan menyebabkan sejumlah kaca rumah di bagian bawah pecah.

“Kaca rumah ini pecah semua, yang bagian bawah,” ujarnya.

Peristiwa ini agaknya menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan LPG. Jika mencium bau gas, warga disarankan tidak langsung menyalakan api maupun perangkat listrik yang berpotensi memicu percikan, guna mencegah kebakaran atau ledakan. (Tom/kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *