Tim DVI Polda Jatim Ungkap Identitas Lima Jenazah Korban Kapal Mutiara Sentosa II, Ada Perempuan Asal Tulungagung

Berita45 Dilihat

SURABAYA: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur berhasil mengidentifikasi lima jenazah korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II yang ditemukan sejak Minggu (2/8/2026) hingga Senin (3/8/2026). Seluruh korban dikenali melalui proses identifikasi ilmiah menggunakan data primer dan data sekunder.

Kabiddokkes Polda Jatim, Wahono Edhi, mengatakan proses identifikasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Biddokkes Polda Jatim, RS Bhayangkara Surabaya, RS Bhayangkara Pamekasan, Dokkes KP3 Tanjung Perak, Dokkes wilayah Madura, tim forensik Universitas Airlangga, Jasa Raharja, TNI, PMI, Dinas Kesehatan, serta sejumlah instansi terkait.

“Pada hari ini, Senin 3 Agustus 2026, Tim DVI telah berhasil melaksanakan identifikasi terhadap lima jenazah yang ditemukan sejak Minggu, 2 Agustus hingga Senin, 3 Agustus. Lima kantong jenazah yang diterima di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya seluruhnya berhasil diidentifikasi,” ujar Wahono Edhi dalam konferensi pers di Surabaya, Senin (3/8/2026).

Kelima korban yang berhasil diidentifikasi adalah Sri Indratmo Wijaya (47), warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah; Siti Fatimah (57), warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan; Sari Sukoco (39), warga Tulungagung, Jawa Timur; Rino Eka Putra (48), warga Agam, Sumatera Barat; serta Yedi Hendrawan (63), warga Kapuas, Kalimantan Tengah.

Wahono Edhi menjelaskan, identifikasi dilakukan menggunakan metode ilmiah melalui data primer berupa sidik jari dan pemeriksaan gigi. Hasil tersebut kemudian diperkuat dengan data sekunder, seperti rekam medis, identifikasi visual, hingga barang-barang milik korban.

“Alhamdulillah, kelima jenazah tersebut seluruhnya telah berhasil teridentifikasi dengan menggunakan data primer dan data sekunder sehingga identitas korban dapat dipastikan secara ilmiah,” katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh kantong jenazah yang diterima Tim DVI hingga saat ini telah selesai diidentifikasi. Namun, operasi DVI tetap dilanjutkan menyesuaikan proses pencarian dan evakuasi yang masih dilakukan oleh Basarnas bersama BPBD Jawa Timur.

“Sampai dengan hari ini, seluruh lima kantong jenazah yang diserahkan kepada kami telah berhasil diidentifikasi. Operasi DVI tetap berjalan sampai dinyatakan selesai oleh Basarnas maupun BPBD Jawa Timur,” jelasnya.

Kabiddokkes Polda Jatim juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga yang diduga menjadi penumpang KMP Mutiara Sentosa II agar segera melapor dan menyerahkan data ante-mortem kepada posko DVI. Data tersebut akan sangat membantu mempercepat proses identifikasi apabila nantinya masih ditemukan korban lain dalam operasi pencarian yang masih berlangsung. (Indra/tom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *