Tangis Pecah di RS Bhayangkara! 3 Jenazah Korban Kapal Mutiara Sentosa II Mulai Diidentifikasi, 2 Lagi Menyusul

Berita, Nasional36 Dilihat

SURABAYA – Proses identifikasi korban meninggal dunia akibat kebakaran KMP Mutiara Sentosa II resmi dimulai di RS Bhayangkara Surabaya, Senin (3/8/2026). Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur membuka Posko Post Mortem untuk menerima jenazah sekaligus melayani keluarga korban yang datang mencari informasi.

Hingga Senin pagi, sebanyak tiga jenazah korban telah diterima di Kompartemen Dokpol RS Bhayangkara Surabaya untuk menjalani proses identifikasi. Sejak pagi, sejumlah keluarga korban tampak memadati area rumah sakit untuk melakukan registrasi serta menunggu kepastian identitas kerabat mereka.

Pantauan di lokasi menunjukkan satu unit ambulans kembali tiba membawa kantong jenazah korban ketiga. Jenazah kemudian langsung dievakuasi menuju ruang forensik guna menjalani pemeriksaan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI).

Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jawa Timur, AKBP dr. Adam Bimantoro, menegaskan proses identifikasi masih berlangsung sehingga identitas para korban belum dapat diumumkan kepada publik.

“Benar, sudah ada beberapa kantong jenazah yang kami terima. Mohon waktu, seluruh data akan kami sampaikan setelah proses identifikasi selesai,” ujar AKBP dr. Adam Bimantoro.

Sementara itu, seorang petugas ambulans BPBD yang terlibat dalam proses evakuasi menyebutkan masih ada tambahan jenazah yang akan dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya.

“Masih ada dua jenazah lagi yang rencananya akan dibawa ke RS Bhayangkara. Kemungkinan tiba agak siang karena proses evakuasi dilakukan menggunakan kapal TNI AL,” katanya.

Berdasarkan data terbaru Basarnas Surabaya hingga Senin (3/8/2026) pukul 03.30 WIB, sebanyak 234 korban telah berhasil ditemukan. Dari jumlah tersebut, 229 orang dinyatakan selamat, sementara lima korban meninggal dunia.

Seluruh korban dievakuasi menggunakan sembilan kapal yang berada di sekitar lokasi kebakaran, dibantu satu perahu nelayan yang turut melakukan penyelamatan di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.

Saat ini, proses pencocokan identitas korban masih terus dilakukan oleh Tim DVI Polda Jawa Timur. Jenazah baru akan diserahkan kepada keluarga setelah seluruh tahapan identifikasi selesai guna memastikan identitas korban secara akurat. (indra/tom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *