Sigap! Jemaah Haji Asal Surabaya Tersesat Saat Lempar Jumrah, Langsung Ditemukan

Berita, HAJI 2026266 Dilihat
MEKKAH – Kesiagapan petugas haji dan solidaritas antarjemaah kembali menjadi kunci kelancaran puncak ibadah haji Armuzna. Seorang jemaah haji asal Surabaya, Edy Sunaryo, sempat terpisah dari rombongan saat menjalankan lempar jumrah di Mina, Jumat (29/5), namun berhasil ditemukan dan langsung dijemput kembali ke hotel.

Ceritanyà, Edy Sunaryo yang tergabung dalam Kloter 50 Surabaya mengikuti skema tanazul dengan keberangkatan lempar jumrah dari Hotel Aallah 309 Sektor 3. Namun saat perjalanan pulang, ia terpisah dari rombongan dan tanpa sadar mengikuti kelompok jemaah asal NTB hingga tiba di Hotel Llulua Almasaher 423 Sektor 4.

Dalam kondisi kebingungan karena tidak mengetahui arah kembali ke hotel, Edy beruntung bertemu petugas haji asal NTB yang sigap membantu. Petugas kemudian memeriksa identitas Edy melalui kartu nusuk dan rompi KBIH yang dikenakannya sehingga asal rombongan dan kloternya cepat diketahui.

Informasi tersebut langsung diteruskan kepada Ketua Kloter 50 Surabaya, Sumbito, yang saat itu masih mendampingi jemaah lain menjalankan lempar jumrah di Mina.

Mengetahui salah satu jemaahnya tersesat, Sumbito segera berkoordinasi melalui grup kloter dan meminta bantuan tim KBIH serta petugas lapangan. Tak berselang lama, Edy akhirnya berhasil dijemput dan diantar kembali ke hotel dalam kondisi aman.

Ketua Kloter 50 Surabaya, Sumbito

“Alhamdulillah sudah kembali ke hotel. Beliau tidak tahu jalan pulang ke hotel setelah lempar jumrah. Tadi ada teman jemaah KBIH yang menjemput ke Sektor 4 dan ada tim dokter juga yang membantu memberikan informasi serta mengantar,” ujar Sumbito, Ketua Kloter 50 Surabaya.

Sumbito menjelaskan, secara umum pelaksanaan puncak ibadah haji Armuzna di Kloter 50 Surabaya berjalan lancar. Dari total 379 jemaah yang berasal dari empat KBIH, sebagian besar sudah kembali ke hotel di Mekkah.

“Hampir semua sudah kembali ke hotel di Mekkah. Ada yang menggunakan skema tanazul dan ada juga yang memilih mabit tiga hari di Mina. Alhamdulillah semua berjalan lancar. Tinggal satu rombongan KBIH yang mengikuti Nafar Sani dan insyaallah kembali ke hotel besok Sabtu,” katanya.

Menurutnya, kelancaran perjalanan Armuzna tidak lepas dari kedisiplinan jemaah serta kuatnya kerja sama antara petugas, KBIH, tenaga kesehatan, dan sesama jemaah yang saling membantu di tengah padatnya aktivitas ibadah di Mina.

“Terima kasih kepada seluruh jemaah yang saling membantu selama Armuzna. Alhamdulillah sekarang bisa kembali berkumpul di Makkah. Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya. (Tom)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *