Selam Resmi Dipertandingkan di  Popda Jatim 2026, POSSI: Momentum Cetak Generasi Juara Baru

Olahraga13 Dilihat

SURABAYA – Cabang olahraga (cabor) selam dipastikan kembali menjadi salah satu nomor yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur 2026. Keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim itu disambut positif Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Timur.

Ketua Umum Pengprov POSSI Jatim, Mirza Muttaqien, menilai masuknya selam dalam Popda menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembinaan atlet sejak usia pelajar sekaligus menjaga regenerasi atlet yang selama ini menjadi andalan Jawa Timur di level nasional.

“Ini merupakan keputusan yang sangat luar biasa dari Pemprov dan Dispora Jatim. Saat ini ada 27 pengurus POSSI kabupaten/kota di Jawa Timur dengan sekitar 600 atlet yang terdata. Setiap tahun selalu muncul atlet-atlet baru, sehingga Popda menjadi wadah yang sangat penting untuk mengembangkan potensi mereka,” ujar Mirza, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, semakin banyak kompetisi digelar, semakin besar pula kesempatan atlet muda mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding. Selama ini POSSI Jatim secara rutin menggelar kejuaraan tingkat daerah maupun nasional, namun kehadiran Popda akan memperluas ruang kompetisi khusus bagi atlet pelajar.

“Semakin banyak kejuaraan tentu semakin baik. Atlet tidak hanya berlatih, tetapi juga memiliki kesempatan membuktikan hasil latihan mereka melalui pertandingan,” katanya.

Mirza menegaskan, pembinaan atlet usia dini menjadi kunci keberhasilan Jawa Timur mempertahankan dominasi di cabang olahraga selam. Selama tiga edisi terakhir Pekan Olahraga Nasional (PON), Jatim sukses mencetak hattrick juara umum, yakni pada PON XIX Jawa Barat 2016, PON XX Papua 2021, dan PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Menurutnya, prestasi tersebut tidak mungkin diraih tanpa sistem kaderisasi yang berjalan secara berkesinambungan.

“Hattrick juara umum PON tidak akan terjaga tanpa pembinaan sejak usia sekolah. Bibit-bibit atlet lahir dari pelajar. Karena itu, kejuaraan seperti Popda memiliki peran yang sangat penting dalam proses regenerasi atlet,” tegasnya.

Ia menambahkan, program pembinaan atlet muda yang dijalankan POSSI Jatim juga sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mendorong setiap cabang olahraga memperkuat pembinaan usia dini.

“Arahan Ibu Gubernur Khofifah sangat sejalan dengan program POSSI Jatim maupun POSSI kabupaten/kota yang terus fokus membina atlet-atlet muda,” ujarnya.

Selain mengapresiasi masuknya selam di Popda, Mirza berharap cabang olahraga selam, khususnya nomor finswimming, juga dapat dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

Menurutnya, prestasi atlet selam Indonesia di ajang SEA Games telah menunjukkan hasil yang membanggakan sehingga layak mendapat tempat dalam agenda olahraga pelajar tingkat nasional.

“Kami berharap Dispora Jatim bersama provinsi lain dapat mengusulkan finswimming masuk Popnas. Prestasi Indonesia di SEA Games sudah cukup membanggakan dan ini akan semakin meningkatkan daya saing atlet Indonesia di level internasional,” pungkasnya.

Pada Popda Jatim 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Ngawi, Dispora Jatim telah menetapkan puluhan cabang olahraga yang akan dipertandingkan, termasuk selam sebagai salah satu cabang yang diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi untuk memperkuat kontingen Jawa Timur di masa mendatang. (TOM)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *