Sah, Johanes Koento Pimpin FORKI Jatim 2026-2030 

Diwarnai Walk Out, LPJ Pengurus Lama Ditolak

Berita, Olahraga553 Dilihat
SURABAYA:Johanes Koento akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengprov Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Jatim periode 2026-2030 dalam Musprov yang digelar di Hotel Tunjungan, Surabaya, Minggu 19 April 2026.Jalannya Musprov berlangsung cukup panjang sekitar 7 jam, mulai pukul 11.00 WIB hingga 18.30 WIB. Bahkan rapat pleno beberapa kali diwarnai ketegangan. Diawali dari penolakan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ketua FORKI lama, Samsul, yang hanya lima lembar dan tidak dibagikan ke peserta Musprov.

Puncaknya, terjadi saat pembahasan calon ketua umum. Dalam penjaringan nama calon ketua yang diulang, muncul dua calon yang mengajukan diri, yaitu Johanes Koento dan Purwanto yang sebelumnya menjabat Sekretaris FORKI Jatim.

Berdasarkan hasil rapat pleno, sudah diputuskan jika unsur Ketua, Sekretaris dan Bendahara FORKI Jatim periode sebelumnya dilarang mencalonkan diri, imbas dari penolakan LPJ yang ala kadarnya dan dinilai tidak transparan. Purwanto yang masih nekat mencalonkan diri membuat suasana menjadi gaduh.

Bahkan, Purwanto yang terlihat melobi ketua sidang sempat menuding-nuding salah satu peserta lantaran meminta rapat pleno segera dilanjutkan karena waktu jeda sudah habis.

“Jangan sok-sokan kamu, ” teriak Purwanto dari depan meja pimpinan sidang sambil menunjuk salah satu peserta.

Untungnya, peserta lain tidak terpancing emosi dan sidang kembali dilanjutkan. Pimpnan sidang Awang mencoba bijak menawarkan voting kepada peserta terkait setuju atau tidak nama Purwanto maju sebagai calon ketua umum FORKI Jatim.

Namun kubu Purwanto menolak dan memilih walk out. Total ada 4 perguruan dan 21 pengcab yang keluar dari ruangan Musprov. Sementara 13 perguruan dan 22 pengcab tetap bertahan dalam ruangan.

Sidang kembali dilanjutkan dan Johannes Koento dinyatakan terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Pengprov FORKI Jatim periode 2026-2030. “Hasil dari Musprov ini sah dan akan segera kita laporkan ke PB FORKI, ” ucap Awang, Ketua Sidang.

Usai terpilih, Johanes Koento dalam pidatonya sambutannya, bertekad untuk membawa FORKI Jatim lebih baik lagi dari sisi organisasi maupun prestasi.

“Ke depan, kita harus bersama-sama bekerja untuk mengembalikan kejayaan karate Jatim. Dari sisi organisasi kita akan transparan dan profesional dengan kepengurusan baru yang akan kita isi dengan yang muda biar lebih fresh, ” ucapnya.

“Organisasi ini ujungnya adalah prestasi. Maka ke depan kita kolaboraskan prorgam peningkatan kualitas pelatih dan wasit serta juri. Selain itu kita juga akan gandeng berbagai pihak seperti UNESA dan lain-lain. Kita harus mengikuti perkembangan jaman, seperti memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan prestasi atlet karate, ” bebernya. (tom)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *