ATLANTA – Argentina kembali menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan untuk menumbangkan Inggris 2-1 pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal hingga memasuki menit-menit akhir, Albiceleste bangkit secara dramatis lewat gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez untuk mengamankan tiket ke final menghadapi Spanyol.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama bermain disiplin sehingga duel lebih banyak terjadi di sektor tengah lapangan. Intensitas tinggi membuat pelanggaran silih berganti mewarnai 15 menit pertama.
Peluang pertama datang dari Inggris pada menit ke-19. Reece James melepaskan tendangan mendatar dari luar kotak penalti, namun bola masih terlalu mudah diamankan Emiliano Martinez.
Argentina mencoba mengandalkan kreativitas Lionel Messi untuk membongkar pertahanan The Three Lions. Pada menit ke-37, Elliot Anderson harus menerima kartu kuning setelah melanggar sang kapten. Sayangnya, tendangan bebas yang dieksekusi Enzo Fernandez masih melambung di atas mistar gawang Jordan Pickford.
Memasuki babak kedua, Argentina langsung meningkatkan intensitas serangan. Julian Alvarez nyaris membuka keunggulan pada menit ke-47, tetapi tembakannya dari dalam kotak penalti masih mampu diblok Pickford. Empat menit kemudian, Cristian Romero diganjar kartu kuning setelah menghentikan laju Jude Bellingham.
Alih-alih unggul, Argentina justru dikejutkan gol Inggris pada menit ke-55. Serangan balik cepat yang dibangun Morgan Rogers berhasil diselesaikan Anthony Gordon dengan sepakan akurat yang menaklukkan Emiliano Martinez. Inggris memimpin 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Argentina tampil semakin agresif. Namun, Jordan Pickford tampil luar biasa di bawah mistar. Kiper Everton itu menggagalkan sundulan Nicolas Gonzalez pada menit ke-68, lalu melakukan penyelamatan spektakuler dengan satu tangan untuk menepis sundulan Alexis Mac Allister pada menit ke-75.
Melihat timnya kesulitan menembus pertahanan Inggris, pelatih Argentina melakukan tiga pergantian pemain sekaligus dengan memasukkan Nicolas Otamendi, Gonzalo Montiel, dan Rodrigo De Paul untuk menambah energi permainan.
Perubahan itu akhirnya membuahkan hasil di penghujung laga. Setelah tembakan Enzo Fernandez sempat ditepis Pickford pada menit ke-85, gelandang Chelsea tersebut kembali melepaskan tendangan keras semenit kemudian. Kali ini bola meluncur deras ke dalam gawang dan mengubah skor menjadi 1-1 pada menit ke-86.
Drama mencapai puncaknya di masa injury time. Pada menit 90+1, tendangan Alexis Mac Allister membentur mistar gawang. Bola liar kembali dikuasai Argentina sebelum Lionel Messi mengirim umpan matang ke kotak penalti. Lautaro Martinez yang berdiri bebas menyambutnya dengan sundulan tajam pada menit 90+2 untuk membawa Albiceleste berbalik unggul 2-1. I
Inggris mencoba membalas sepanjang tambahan waktu, tetapi lini belakang Argentina tampil disiplin menjaga keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang. Di laga sebelumnya, melawan Swiss dan Mesir, Argentina juga meraih kemenangan setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Di partai puncak, Albiceleste akan menghadapi Spanyol dalam duel dua raksasa sepak bola dunia. Sementara itu, Inggris kembali harus mengubur impian mengakhiri penantian panjang mereka untuk meraih trofi Piala Dunia yang terakhir kali dirasakan pada 1966. TOM











