Nakhodai ICF Jatim, Brigjen Pol Pasma Royce Bidik Peningkatan Prestasi dan Sinyal Hidupkan Tour de East Java

Olahraga12 Dilihat

SURABAYA — Pengurus Provinsi Indonesian Cycling Federation (ICF) Jawa Timur resmi mengusung kepemimpinan baru. Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Pasma Royce, melangkah memimpin induk olahraga balap sepeda di Jawa Timur untuk periode 2026-2030  setelah terpilih secara aklamasi dalam Musorprov di Surabaya, Rabu, 16 September 2016.

Pasma menegaskan target utamanya adalah melanjutkan sekaligus meningkatkan capaian positif yang telah dibangun kepengurusan terdahulu. Komitmennya,  memperkuat pembinaan atlet serta melahirkan talenta baru di kancah nasional maupun internasional.

“Insyaallah, apa yang sudah berjalan dan prestasi-prestasi yang berhasil diraih pengurus sebelumnya akan terus kita tingkatkan. Kami ingin mengangkat nama Jawa Timur dan konsisten berkontribusi melahirkan atlet-atlet sepeda berprestasi di tingkat nasional hingga internasional,” ujar Pasma.

Target tersebut memiliki pijakan kuat jika melihat capaian balap sepeda Jawa Timur pada PON XXI Aceh-Sumut 2024.  Kontingen balap sepeda Jatim mampu mengoleksi 10 medali emas, dua perak, dan dua perunggu. Torehan tersebut terdiri dari enam emas nomor road race dan empat emas dari nomor sepeda gunung.

Capaian di PON XXI tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi kepengurusan baru ICF Jatim untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi pada ajang nasional berikutnya.

Peluang Menghidupkan Tour de East Java

Di bawah kepemimpinannya, peluang kebangkitan ajang balap sepeda bergengsi yang pernah menjadi ikon Jawa Timur, Tour de East Java turut menjadi perhatian.

Saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan menghidupkan kembali kejuaraan tersebut, Pasma menyambutnya secara terbuka meski tetap terukur.

“Kami nanti coba pelajari kembali. Kita lihat secara saksama bagaimana kondisi dan situasinya ke depan,” ungkapnya.

Jika terealisasi, kebangkitan kembali Tour de East Java berpotensi menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat ekosistem balap sepeda di Jawa Timur, tidak hanya dari sisi kompetisi tetapi juga sebagai ruang bagi atlet daerah untuk mendapatkan pengalaman bertanding.

Berawal dari Hobi dan Keaktifan di Arena Balap

Kepemimpinan jenderal bintang satu ini di ICF Jatim bukan tanpa alasan. Keaktifannya di dunia olahraga sepeda serta partisipasinya dalam berbagai ajang perlombaan menjadi salah satu pertimbangan hingga amanah tersebut dipercayakan kepadanya.

“Pertama, sepeda memang hobi saya. Keaktifan saya dalam kegiatan bersepeda, khususnya mengikuti ajang perlombaan, mungkin menjadi salah satu parameter hingga saya dipercaya untuk memimpin Pengprov ICF Jawa Timur,” pungkas Pasma.

Dengan modal prestasi PON XXI dan kepengurusan baru di bawah Pasma Royce, perhatian kini tertuju pada bagaimana ICF Jatim menjaga konsistensi prestasi sekaligus memperluas pembinaan atlet. Termasuk, kemungkinan menghadirkan kembali event balap sepeda berskala besar yang pernah menjadi bagian dari sejarah olahraga Jawa Timur. (Tom)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *