Inovasi Rutan Kelas I Surabaya Berbuah Penghargaan Bergengsi

Hukum13 Dilihat

SURABAYA – Komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur dalam memperkuat sistem keamanan dan pengawasan kembali menuai apresiasi. Berkat keberhasilannya membangun sistem pengamanan yang ketat sekaligus mencegah penyalahgunaan sarana komunikasi yang berpotensi dimanfaatkan untuk tindak kejahatan siber, Rutan Kelas I Surabaya sukses meraih penghargaan bergengsi pada Radar Surabaya Awards 2026 yang digelar di Vasa Hotel Surabaya, Kamis (30/7/2026).

Penghargaan Kategori Rutan dengan Sistem Pengawasan Terbaik diserahkan langsung kepada Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, sebagai bentuk pengakuan atas inovasi, konsistensi, dan komitmen institusi dalam menghadirkan sistem pengamanan yang profesional, adaptif, serta berorientasi pada perlindungan masyarakat.

Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bukti nyata penguatan pengawasan internal yang dilakukan Rutan Kelas I Surabaya untuk mencegah penyalahgunaan fasilitas oleh warga binaan. Langkah ini sekaligus menjadi upaya preventif terhadap potensi kejahatan berbasis digital, termasuk praktik penipuan daring atau love scamming, melalui pengendalian komunikasi yang semakin ketat sesuai ketentuan yang berlaku.

Radar Surabaya Awards 2026 dihadiri berbagai tokoh penting dari kalangan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, kepala daerah, pejabat publik, hingga Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria.

Nezar Patria menegaskan pentingnya menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus digital. Menurutnya, media bersama berbagai institusi publik memiliki tanggung jawab besar membangun ekosistem informasi yang kredibel dan dapat dipercaya sebagai fondasi masyarakat digital yang sehat.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan buah kerja keras seluruh jajaran yang selama ini berkomitmen memperkuat sistem keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Rutan Kelas I Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas pengamanan, memperkuat pengawasan, serta menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, modern, dan berintegritas. Kami tidak akan cepat berpuas diri karena tantangan ke depan akan terus berkembang,” ujarnya.

Menurut Tristiantoro, transformasi pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan lingkungan dan melindungi masyarakat dari berbagai potensi tindak kejahatan, termasuk kejahatan yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi.

Melalui penguatan sistem pengawasan, peningkatan disiplin petugas, serta penerapan mekanisme pengendalian komunikasi yang lebih efektif, Rutan Kelas I Surabaya terus mendukung kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang aman, tertib, bebas dari penyalahgunaan sarana komunikasi, dan mampu menjawab tantangan kejahatan siber yang terus berkembang. TOM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *