Dua Korban Ledakan Pakuwon City Surabaya Jalani Operasi Debridement

Berita, Nasional199 Dilihat

 

Surabaya — Dua korban ledakan restoran di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Haji Surabaya, Rabu (7/10/2026).

Kedua korban merupakan karyawan restoran yang terdampak ledakan. Masing-masing berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.

Sebelumnya, keduanya mendapat penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Haji Surabaya. Setelah menjalani pemeriksaan, tim medis melakukan operasi debridement.

Debridement merupakan tindakan medis untuk mengangkat jaringan yang rusak akibat luka bakar sekaligus membersihkan kotoran yang menempel pada area luka.

Operasi dilakukan dengan pembiusan total. Masing-masing tindakan berlangsung sekitar dua jam. Setelah operasi selesai, kedua pasien langsung dipindahkan ke ruang ICU untuk mendapatkan pemantauan secara intensif.

“Dua pasien tersebut sudah dilakukan debridement, kemudian setelah operasi langsung masuk ICU untuk pemantauan lebih lanjut,” kata Masrur, Katim Hukmas RSUD Haji Surabaya.

Korban laki-laki mengalami luka bakar sekitar 16 persen. Sementara korban perempuan mengalami luka bakar lebih berat, yakni mencapai 31 persen.

Luka bakar dialami pada bagian wajah, leher, dan tangan. Meski hingga kini belum ditemukan gangguan pada saluran pernapasan, kondisi kedua korban tetap mendapat pengawasan ketat karena lokasi luka berada di area yang berdekatan dengan saluran napas.

“Kondisi kedua pasien saat ini stabil dan terus dilakukan pemantauan oleh tim medis di ICU,” ujar Masrur.

Tim dokter berharap kondisi kedua pasien terus membaik sehingga dapat segera keluar dari ruang ICU dan dipindahkan ke ruang perawatan biasa.

Sebelumnya, lima korban ledakan sempat datang dan mendapatkan penanganan di RSUD Haji Surabaya. Empat korban di antaranya ditangani di IGD, terdiri dari tiga laki-laki dan satu perempuan.

Karena kondisi lebih berat, dua korban laki-laki kemudian dirujuk ke RSUD Dr Soetomo Surabaya. Sementara dua korban lainnya, masing-masing satu laki-laki dan satu perempuan, masih menjalani perawatan di RSUD Haji.

Kelima korban diketahui merupakan karyawan restoran yang terdampak ledakan di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya. (Kris/tom)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *