Dua Jemaah Haji Kloter 12 Wafat Saat Perjalanan Pulang, 1 Meninggal di Pesawat dan 1 di Bus

Berita, HAJI 2026353 Dilihat

 

Surabaya – Suasana duka menyelimuti kedatangan jemaah haji Kloter 12 di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, Kamis (4/6/2026). Dua jemaah dilaporkan wafat dalam perjalanan pulang menuju Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

Satu jemaah meninggal dunia saat masih berada di dalam pesawat dalam perjalanan menuju Indonesia. Sementara satu jemaah lainnya wafat di dalam bus ketika perjalanan dari Bandara Juanda menuju Asrama Haji Debarkasi Surabaya.

Kepala Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Surabaya, Rosidi Roslan, mengatakan kedua kasus kematian tersebut terjadi saat proses kepulangan jemaah dari Tanah Suci.

“Satu jemaah meninggal dunia di dalam pesawat saat perjalanan menuju Indonesia, sedangkan satu jemaah lainnya wafat di dalam bus dalam perjalanan dari bandara ke Asrama Haji Surabaya,” ujar Rosidi.

Menurut Rosidi, hingga hari keempat proses debarkasi, total jemaah haji Embarkasi Surabaya yang meninggal dunia mencapai 49 orang.

“Sampai saat ini tercatat 49 jemaah haji Embarkasi Surabaya meninggal dunia. Sebanyak 47 orang wafat di Arab Saudi dan dua orang meninggal saat perjalanan pulang ke Indonesia,” katanya.

PPIH masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kematian kedua jemaah tersebut. Namun berdasarkan indikasi awal, keduanya diduga mengalami gangguan jantung yang dipicu oleh kondisi fisik setelah menjalani ibadah haji.

“Kasus yang terjadi di pesawat maupun di bus diduga berkaitan dengan serangan jantung,” jelas Rosidi.

Ia menambahkan, kelelahan setelah menjalani rangkaian ibadah haji yang cukup panjang juga dapat memicu munculnya penyakit penyerta yang sebelumnya dalam kondisi terkendali.

“Kelelahan pascaibadah haji dapat menjadi faktor yang memicu kambuhnya penyakit penyerta yang sebelumnya terkontrol,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi risiko kesehatan pascakepulangan, PPIH Debarkasi Surabaya terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap jemaah yang baru tiba dari Tanah Suci.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga sebelum kembali ke daerah masing-masing.

Pemeriksaan kesehatan berlapis juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap berbagai gangguan kesehatan yang berpotensi muncul setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi ke Indonesia. (Kris/tom)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *