Disaksikan Kadispora, 127 Atlet dari 23 Daerah Bersaing di Cabor Selam Popda Jatim 2026

Olahraga152 Dilihat

 

SURABAYA – Sebanyak 127 atlet dari 23 kabupaten/kota ambil bagian dalam cabang olahraga (cabor) selam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XV Jawa Timur 2026. Pertandingan yang berlangsung pada 3–4 November 2026 di Surabaya tersebut,  menjadi ajang perebutan medali sekaligus pemetaan bibit atlet potensial untuk masa depan olahraga selam Jawa Timur.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur, M Hadi Wawan yang menyaksikan langsung jalannya perlombaan  di Kolam Akuatik Dispora Jatim, Surabaya, Rabu (4/11/2026), mengaprisiasi antusiasme peserta.

Total, ada   23 daerah, terdiri atas tujuh kota dan 16 kabupaten. Mereka bersaing dalam 32 kategori pertandingan yang terbagi menjadi 14 kategori putra, 14 kategori putri, serta empat kategori estafet campuran (mix). Dari seluruh nomor yang dipertandingkan, panitia menyediakan 96 keping medali. Rinciannya, 32 medali emas, 32 perak, dan 32 perunggu.

Hadi Wawan mengatakan, Popda menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan dan regenerasi atlet selam di Jawa Timur.

Menurutnya, perkembangan kemampuan atlet mulai menunjukkan hasil positif. Sejumlah atlet bahkan mampu mencatatkan waktu yang mendekati rekor nasional.

“Alhamdulillah, catatan waktu para atlet terus meningkat dan mendekati level nasional. Ini menjadi indikator bahwa manakala atlet-atlet ini terus didorong dan dibina dengan baik, kita punya peluang besar untuk menghasilkan atlet yang mampu meraih prestasi di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, banyaknya kompetisi yang diselenggarakan di Jawa Timur memberikan keuntungan bagi proses pembinaan. Atlet mendapatkan kesempatan menambah jam terbang, sedangkan organisasi memiliki lebih banyak pilihan untuk menjaring atlet potensial.

“Regenerasi selama ini sangat bagus. Banyak event yang kita selenggarakan, sehingga kita punya banyak pilihan atlet yang bisa diproyeksikan untuk ajang seperti Popnas maupun PON. Insya Allah POSSI bisa memberikan yang terbaik untuk Jawa Timur,” tambahnya.

Hadi Wawan juga berharap penyelenggaraan berbagai kejuaraan, termasuk Piala Gubernur, dapat disusun dalam sistem pembinaan berjenjang. Setiap event harus memiliki fungsi yang jelas sehingga mampu saling menguatkan dalam menyiapkan atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi.

“Harapan kami, Piala Gubernur nanti bisa menjadi bagian untuk menata dan melapis penjenjangan atlet. Antar-event harus ada strategi yang saling menguatkan dan berjenjang, tidak sekadar berulang. Saya yakin di POSSI semua sudah dipetakan dengan baik,” pungkasnya.

Dengan melibatkan 127 atlet dari 23 daerah, Popda XV Jatim 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menjadi ajang menemukan talenta-talenta muda yang berpotensi memperkuat Jawa Timur di Popnas hingga PON mendatang. (Tom)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *