SURABAYA: Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Nasional (KORMINAS) resmi melantik jajaran pengurus baru Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Jawa Timur masa bakti 2026 – 2030 pada Selasa, 28 April 2026, di Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Jalan Raden Wijaya Nomor 4, Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya.
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen organisasi untuk mengembangkan ekosistem olahraga masyarakat yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. KORMI Jawa Timur diharapkan mampu memperluas gerakan olahraga masyarakat melalui pendekatan partisipatif, rekreatif, dan berbasis budaya lokal sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat sehat, aktif, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.
Ditemui usai pelantikan, Wakil Gubenur Jatim Emil Elestianto Dardak meminta agar para pengurus KORMI Jatim terus mengembangkan dan mengajak masyarakat untuk berolahraga .
Selain mengajak masyarakat olahraga, Wagub Emil juga berharap KORMI Jatim bisa menyiapkan atlet untuk mencetak prestasi. “Jadi ini adalah keseimbangan antara olahraga dan prestasi atlet, tetapi juga bagaimana masyarakat ini dalam kesehariannya membudayakan kegemaran berolahraga,” katanya.
Mantan Bupati Trenggalek itu juga mengatakan kalau kegiatan KORMI juga bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi, sebab event yang digelar oleh KORMI atau induk olahraga bisa menguntungkan bagi pedagang dilokasi kegiatan.
“Pedagang kecil bisa ikut menikmati. Nah, ini artinya banyak manfaat. Kemudian olahraga yang bersama-sama dilakukan bukan hanya individual itu meningkatkan kohesivitas social, sehingga masyarakat bisa lebih guyub, rukun, dan orang yang kemudian lebih bahagia secara individu.
Sementara Debi Sisilia Samoa, S.E, Ketua KORMI Jawa Timur masa bakti 2026–2030,
dalam sambutannya, Debi Sisilia Samoa menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan seluruh KORMI kabupaten/kota serta Induk Organisasi Olahraga (Inorga) di Provinsi Jawa Timur.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam memperluas gerakan memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat di Propinsi Jawa Timur.
“Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, kami berharap KORMI Jawa Timur dapat semakin solid dalam membangun kerja sama dengan KORMI kabupaten/kota dan seluruh Inorga anggota KORMI Jawa Timur untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam berolahraga. Olahraga masyarakat bukan hanya aktivitas fisik, tetapi juga sarana membangun kebersamaan, kesehatan, dan kualitas hidup,” ujar Debi.
Acara pelantikan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, dan perwakilan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang diwakili Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto, Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur M. Hadi Wawan Guntoro, serta Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai.
Pelantikan ini juga dihadiri oleh 32 perwakilan KORMI kabupaten/kota se-Jawa Timur serta 46 Inorga anggota KORMI Jawa Timur dari berbagai cabang olahraga masyarakat.
Ke depan, KORMI Jawa Timur telah menyiapkan agenda strategis tahunan, termasuk persiapan penyelenggaraan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi Jawa Timur III yang akan dilaksanakan di Kabupaten Jember pada tahun 2026. Selain itu, KORMI Jawa Timur juga mulai mempersiapkan partisipasi menuju Festival Olahraga Masyarakat Nasional IX yang direncanakan berlangsung di Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Debi Sisilia Samoa juga menegaskan bahwa Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Provinsi Jawa Timur bersama seluruh KORMI kabupaten/kota di Jawa Timur siap mendukung dan melaksanakan program INDONESIA AKTIF yang dicanangkan oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Nasional. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kolaborasi aktif dalam memperluas gerakan olahraga masyarakat hingga ke tingkat daerah.
Salah satu program terdekat yang akan dilaksanakan adalah penguatan kegiatan Car Free Day secara serentak di 105 titik yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Jawa Timur. Program ini diharapkan menjadi ruang publik yang mendorong masyarakat untuk aktif bergerak, berolahraga, mempererat interaksi sosial, sekaligus meningkatkan kesadaran hidup sehat melalui aktivitas olahraga masyarakat yang mudah diakses oleh seluruh kalangan.
Program tersebut direncanakan dapat berjalan secara optimal melalui sinergi antara KORMI Jawa Timur, KORMI kabupaten/kota, serta dukungan pemerintah daerah, tentunya dengan restu dan dukungan penuh dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam upaya memperkuat budaya hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat Jawa Timur.
Melalui kepengurusan baru ini, KORMI Jawa Timur optimistis dapat memperkuat peran olahraga masyarakat sebagai instrumen pembangunan sosial, budaya, dan kesehatan masyarakat secara luas. (Tom)

















