Dari Jual Kerupuk, Jamaah Haji Asal Lamongan Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Berita, HAJI 2026340 Dilihat

Surabaya:  Ibadah haji bukan hanya untuk orang kaya. Tak ada yang mustahil bagi mereka yang percaya kebesaran Allah SWT. Seperti kisah  penjual kerupuk asal Lamongan, Jawa Timur, yang berhasil mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Muhammad Ali Murtadho, jamaah haji Embarkasi Surabaya, menjadi bukti nyata bahwa ketekunan dan doa mampu mengalahkan keterbatasan. Sehari-hari, ia menjajakan kerupuk dengan cara dititipkan di warung-warung dan pasar. Dari hasil jualan yang tak seberapa, ia menyisihkan sebagian penghasilannya sedikit demi sedikit.

“Penghasilan saya tidak tentu, kadang Rp50 ribu, kadang Rp25 ribu. Tapi saya tabung terus sampai bisa daftar haji tahun 2012,” ujar Ali.

Perjalanan menuju Tanah Suci bukanlah hal mudah bagi Ali. Pada 2020, ia sempat terserang diabetes hingga harus menjalani amputasi. Kondisi itu membuatnya khawatir tak sempat menunaikan rukun Islam kelima. Namun, harapan tak pernah padam.

“Saya pernah sakit diabetes sampai diamputasi. Saya hanya berdoa, semoga bisa haji dulu sebelum dipanggil Allah,” katanya.

Dengan tekad dan keyakinan, Ali terus berusaha dan berdoa. Hingga akhirnya, pada tahun ini, ia mendapat panggilan untuk berangkat haji bersama sang istri yang selama ini turut membantu usaha kerupuknya.

“Saya alhamdulillah bisa menunaikan ibadah haji, rukun Islam kelima. Semoga diberi haji yang mabrur,” ungkapnya penuh haru.

Kisah Muhammad Ali Murtadho menjadi pengingat bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih impian. Selama ada usaha, kesabaran, dan keyakinan, jalan akan selalu terbuka. (Kris/tom) 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *