Wayahe Juara…!! Bupati Sidoarjo Launching Puslatkab Porprov 2027, Incar Posisi Runner Up

Berita, Olahraga360 Dilihat

SIDOARJO– Kabupaten Sidoarjo mulai memanaskan persaingan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Tak ingin kembali tertahan di peringkat ketiga, Kota Delta langsung menggeber Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) dengan target menembus posisi runner-up.

Program persiapan tersebut resmi dimulai setelah Bupati Sidoarjo Subandi membuka Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) di Monumen Jayandaru, Alun-alun Sidoarjo, Jumat (30/10/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi KONI Sidoarjo untuk meningkatkan prestasi atlet sekaligus memperkuat peluang bersaing dengan daerah-daerah yang selama ini mendominasi klasemen Porprov Jatim.

Ketua KONI Sidoarjo Muhammad Rafi Wibisono menegaskan, persiapan lebih awal diperlukan agar pembinaan atlet berjalan terarah dan terukur. Menurutnya, prestasi tidak bisa diraih secara instan, melainkan melalui latihan konsisten, evaluasi, dan pemetaan potensi atlet.

“Persiapan harus dilakukan sejak sekarang. Tidak ada prestasi yang diraih secara instan. Karena itu, melalui Puslatkab ini kami ingin memastikan pembinaan atlet berjalan lebih terarah dan terukur agar target yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” ujar Rafi.

Bidik 1.000 Poin, Cabor Unggulan Jadi Andalan

KONI Sidoarjo membidik perolehan 1.000 poin pada Porprov Jatim 2027. Target tersebut akan dikejar melalui pembinaan bertahap dengan mempertimbangkan potensi atlet dan peluang setiap cabang olahraga (cabor) dalam mendulang medali.

Program Puslatkab dibagi menjadi tiga tahapan. Tahap awal difokuskan pada cabor individu yang memiliki sistem penilaian terukur. Pembinaan kemudian diperluas ke cabor beregu, sebelum memasuki tahap pemantapan menjelang pertandingan.

Penjaringan atlet dilakukan melalui kompetisi internal serta kejuaraan tingkat provinsi dan nasional. Hasil pertandingan menjadi salah satu tolok ukur untuk mengevaluasi kemampuan atlet sekaligus menentukan peluang mereka memperkuat kontingen Sidoarjo.

Sejumlah cabor juga mendapat perhatian khusus, di antaranya sepak bola, bola voli, dan futsal. Ketiga cabang olahraga tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi maksimal untuk mendongkrak perolehan poin Sidoarjo.

Masa Depan Atlet Ikut Jadi Perhatian

Di sisi lain, Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan bahwa pembinaan olahraga tidak boleh hanya berorientasi pada medali. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga berupaya memberikan jaminan terhadap kesejahteraan dan masa depan atlet.

Dukungan tersebut mencakup akses pendidikan melalui peluang beasiswa, perlindungan kesehatan selama latihan dan pertandingan, serta kesempatan berkarier setelah atlet menyelesaikan masa aktifnya di dunia olahraga.

Pemkab Sidoarjo juga berencana memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau *Corporate Social Responsibility* (CSR).

Melalui kerja sama tersebut, atlet berprestasi diharapkan tidak hanya memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan olahraga, tetapi juga memperoleh akses pendidikan dan peluang kerja.

Perhatian terhadap masa depan atlet dinilai penting untuk menjaga motivasi sekaligus mempertahankan talenta potensial agar tetap membela Kabupaten Sidoarjo.

Dengan persiapan lebih dini, pembinaan berjenjang, serta dukungan pemerintah daerah, Sidoarjo berharap mampu memperbaiki hasil Porprov sebelumnya.

Target runner-up menjadi sasaran utama yang ingin direalisasikan pada Porprov Jatim 2027. Namun, pencapaian tersebut akan sangat bergantung pada konsistensi latihan, efektivitas pembinaan, dan kemampuan atlet mengonversi peluang menjadi medali. (Tomi)

 

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *