Surin Tamat..! Yusuf Ibnu Pimpin IMI Surabaya Lewat Surat Mandat

Berita, Olahraga90 Dilihat

SURABAYA — Tamat sudah jabatan  Samsurin sebagai  ketua  Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya berubah. Pengprov IMI Jawa Timur resmi menunjuk Muhammad Yusuf Ibnu Abq qdurrahman sebagai Ketua Pengcab IMI Kota Surabaya masa bakti 2026–2028.

Penunjukan Yusuf tertuang dalam Surat Mandat Pengprov IMI Jawa Timur Nomor 001/IMI-JTM/SM-IMI KABUPATEN-KOTA/A/IX/2026 yang diterbitkan pada 14 September 2026. Mandat tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya fase baru kepemimpinan IMI

Dokumen tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Pengprov IMI Jawa Timur H. Bambang Haribowo. Pada dokumen yang sama, Pengprov IMI Jatim juga menyatakan pencabutan SK Nomor 018/IMI-JTM/SK-ORG/A/XII/2025 tertanggal 20 Desember 2025.

Bambang membenarkan dirinya telah menandatangani surat mandat tersebut. Menurutnya, perubahan kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan tidak semestinya dipandang sebagai persoalan personal.

Ia menyebut penyegaran kepemimpinan sebagai momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus memastikan berbagai program yang telah berjalan tetap berlanjut.

“Pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus menjadi momentum penyegaran di tubuh organisasi untuk melanjutkan program dan memperkuat soliditas bersama,” ujar Bambang.

Ia menegaskan, pergantian kepemimpinan tidak berarti menghapus atau memutus berbagai hal yang telah dibangun oleh kepemimpinan sebelumnya.

“Pergantian kepemimpinan bukan berarti memutus apa yang telah dibangun, tetapi menjadi bagian dari proses penyegaran untuk melanjutkan dan mengembangkan program organisasi ke arah yang lebih baik,” katanya.

Bambang mengatakan setiap organisasi memiliki dinamika dan siklus kepemimpinan. Karena itu, perubahan kepemimpinan merupakan hal yang wajar selama tetap diarahkan untuk menjaga keberlangsungan organisasi.

“Setiap organisasi memiliki dinamika dan siklus kepemimpinan. Karena itu, penyegaran merupakan hal yang wajar dalam rangka menghadirkan energi baru, memperkuat kebersamaan, dan memastikan roda organisasi terus berjalan secara berkesinambungan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh keluarga besar IMI Kota Surabaya menjaga suasana tetap kondusif dan menempatkan kepentingan organisasi sebagai prioritas.

Menurut Bambang, pergantian kepemimpinan jangan sampai menjadi sumber perbedaan di antara klub, komunitas, atlet, pembalap maupun berbagai unsur otomotif di Kota Surabaya.

“Siapa pun yang dipercaya memimpin nantinya, yang terpenting adalah bagaimana semangat kebersamaan tetap terjaga. Pergantian kepemimpinan hendaknya dipandang sebagai penyegaran dan bagian dari proses regenerasi organisasi,” tegas Bambang.

Dengan terbitnya surat mandat tersebut, Muhammad Yusuf Ibnu Abdurrahman resmi mendapatkan mandat untuk memimpin Pengcab IMI Kota Surabaya masa bakti 2026–2028.

Perubahan kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan penyegaran organisasi, sekaligus menjaga kesinambungan program serta memperkuat soliditas seluruh insan otomotif di Kota Surabaya. @

title="banner 728x90" width="728" height="90"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *