Skrining TBC Terintegrasi CKG, Rutan Medaeng Surabaya Gandeng Dinkes dan Puskesmas Sedati

Berita, Hukum296 Dilihat

 

SIDOARJO – Upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis (TBC) di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya. Kali ini, skrining TBC diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui sinergi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dan Puskesmas Sedati.

Kegiatan tersebut digelar pada Selasa (15/9/2026) dengan menyasar warga binaan Rutan Kelas I Surabaya. Skrining dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk menemukan potensi kasus TBC sekaligus memantau kondisi kesehatan warga binaan secara umum.

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan gejala TBC serta sejumlah parameter kesehatan dasar. Pemeriksaan meliputi tinggi badan, berat badan, lingkar perut, tekanan darah, hingga kadar gula darah.

Selain pemeriksaan medis, warga binaan juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya mengenali gejala TBC sejak dini, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Kepala Rutan Kelas I Surabaya mengatakan, skrining TBC terintegrasi CKG merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada seluruh warga binaan.

“Deteksi dini merupakan langkah penting dalam mencegah penyebaran TBC, khususnya di lingkungan hunian dengan jumlah penghuni yang cukup banyak. Melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dan Puskesmas Sedati, kami berharap setiap potensi kasus dapat ditemukan lebih awal sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur medis,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan CKG juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran warga binaan terhadap kondisi kesehatan masing-masing. Hasil pemeriksaan nantinya dapat menjadi dasar bagi petugas kesehatan dalam menentukan langkah lanjutan, mulai dari edukasi dan pemantauan hingga rujukan medis apabila diperlukan.

Kolaborasi antara Rutan Kelas I Surabaya, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dan Puskesmas Sedati tersebut sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang bersifat preventif, promotif, dan responsif di lingkungan pemasyarakatan.

Dengan skrining TBC terintegrasi CKG yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan potensi penularan penyakit dapat ditekan dan kondisi kesehatan warga binaan semakin terpantau.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mempercepat penanggulangan dan eliminasi TBC di Indonesia.

title="banner 728x90" width="728" height="90"/>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *