Sebelum Isra Miraj, Rasulullah Sudah Sholat, Benarkah?

Berita, HAJI 2026137 Dilihat

JAKARTA:  Isra Miraj dikenal sebagai peristiwa ketika Rasulullah Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan sholat lima waktu.  Salah satu momen paling penting dalam sejarah Islam diperingati  setiap 27 Rajab dalam kalender Hijriyah, yang pada tahun ini bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026.

Namun, muncul pertanyaan di tengah umat: apakah sebelum peristiwa Isra Miraj Rasulullah SAW sudah melaksanakan sholat?

Ulama tafsir Prof M Quraish Shihab menjelaskan, kewajiban sholat lima waktu memang ditetapkan Allah SWT saat Rasulullah SAW menjalani Miraj. Namun, hal itu tidak berarti bahwa Nabi Muhammad SAW belum melaksanakan shalat sebelum peristiwa tersebut.

Penjelasan itu dikemukakan M Quraish Shihab dalam bukunya “M. Quraish Shihab Menjawab”. Ia merujuk pada firman Allah SWT dalam Alquran:

اَرَاَيْتَ الَّذِيْ يَنْهٰىۙ. عَبْدًا اِذَا صَلّٰىۗ

Artinya: “Tahukah kamu tentang orang yang melarang seorang hamba ketika dia melaksanakan sholat? ” (QS Al-‘Alaq [96]:9-10)

Menurut M Quraish, para ulama sepakat bahwa “seorang hamba” yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah Rasulullah SAW, sementara sosok yang melarangnya adalah Abu Jahal. Peristiwa pelarangan itu terjadi pada awal masa kenabian, jauh sebelum peristiwa Isra Miraj.

Hal ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW telah melaksanakan sholat sejak awal kenabian. Bahkan, Nabi Muhammad SAW pernah menegaskan pentingnya sholat dalam sabdanya:

“Tidak ada baiknya suatu agama yang tidak ada sholatnya.”

Karena itu, M Quraish menegaskan dapat dipastikan bahwa Nabi Muhammad SAW telah menunaikan shalat sebelum Isra Miraj. Meski demikian, para ulama menyebutkan bahwa pada masa awal, sholat yang dikerjakan Nabi SAW belum seperti yang dikenal umat Islam saat ini.

“Dan sholat ketika itu, sedikit-banyak, berbeda dari sholat yang kita kenal sekarang,” kata M Quraish Shihab dikutip pada Jumat (16/1/2026).

Penjelasan ini menegaskan bahwa Isra Miraj bukanlah awal mula sholat, melainkan momentum penetapan kewajiban sholat lima waktu secara formal bagi umat Islam hingga hari ini. (rep)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *