Rilis Anev Akhir Tahun 2025, Polrestabes Surabaya Catat Kenaikan Curanmor dan Pengungkapan Narkoba

Berita212 Dilihat

Surabaya – Polrestabes Surabaya menggelar rilis Analisis dan Evaluasi (Anev) akhir tahun 2025, Selasa (31/12/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolrestabes Surabaya yang didampingi Kasatreskrim, Kasatlantas, dan Kasihumas.

Dalam kesempatan itu, Kapolrestabes Surabaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan media atas kerja sama selama satu tahun terakhir, khususnya dalam penyampaian informasi kepada masyarakat terkait tugas-tugas kepolisian. Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berlanjut dan semakin ditingkatkan pada tahun 2026.

“Terima kasih atas dukungan rekan-rekan media selama tahun 2025. Semoga kerja sama ini terus berjalan dengan baik dan semakin banyak informasi yang dibutuhkan masyarakat dapat tersampaikan,” ujarnya.

Kriminalitas dan Curanmor Meningkat
Kapolrestabes mengungkapkan, sepanjang 2025 terjadi peningkatan 9 persen kasus pidana konvensional dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, tingkat penyelesaian perkara juga mengalami kenaikan, sehingga secara keseluruhan capaian pengungkapan kasus mencapai 119 persen, termasuk penyelesaian perkara tunggakan tahun-tahun sebelumnya.
Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi perhatian utama. Sepanjang 2025, tercatat 600 kasus curanmor atau meningkat sekitar 10 persen. Dari jumlah tersebut, polisi berhasil mengungkap kasus dengan 472 tersangka, sebagian di antaranya merupakan residivis.

“Curanmor menjadi fokus utama kami. Awal tahun 2026 nanti, kendaraan hasil sitaan akan kami umumkan agar bisa diambil pemiliknya tanpa dipungut biaya,” tegasnya.

Di bidang narkoba, Polrestabes Surabaya mencatat pengungkapan 724 kasus dengan 940 tersangka sepanjang 2025. Barang bukti yang berhasil disita antara lain sabu seberat 93,9 kilogram, 41.124 butir ekstasi, ganja seberat 7,7 kilogram, 249.445 butir pil LL, serta sejumlah psikotropika lainnya.

Kapolrestabes juga mengingatkan masyarakat terhadap potensi peredaran narkotika jenis baru yang dicampur ke dalam vape, yang dinilai sangat berbahaya. Ia meminta masyarakat segera melapor jika menemukan indikasi peredaran tersebut di Surabaya.

Kecelakaan Lalu Lintas dan Penindakan
Sepanjang 2025, angka kecelakaan lalu lintas meningkat 18 persen menjadi 1.762 kejadian. Namun, jumlah korban meninggal dunia menurun dari 182 orang pada 2024 menjadi 180 orang pada 2025, sementara korban luka berat juga menurun.

Satlantas Polrestabes Surabaya melakukan 1.521 kali penindakan lalu lintas, dengan tetap mengedepankan pendekatan edukatif dan peneguran bagi pelanggaran ringan.

Unjuk Rasa dan Pengamanan Kegiatan
Selama 2025, tercatat 678 kegiatan unjuk rasa yang terlaksana, sementara 583 kegiatan lainnya berhasil dimitigasi dan dibatalkan melalui komunikasi. Secara umum, jumlah unjuk rasa menurun sekitar 11 persen dibanding tahun sebelumnya.

Polrestabes Surabaya juga mengamankan 1.994 kegiatan masyarakat, termasuk 1.001 konser musik dan 55 pertandingan sepak bola. Seluruh kegiatan berjalan aman dan kondusif.

Patroli dan Penertiban Balap Liar
Dalam upaya menjaga kamtibmas, Polrestabes Surabaya rutin menggelar patroli malam dan kegiatan pengaturan lalu lintas pagi dan sore hari. Sebanyak 187 kendaraan diamankan karena terlibat balap liar dan pelanggaran seperti penggunaan knalpot brong.

Kapolrestabes menegaskan, pengambilan kendaraan dilakukan tanpa perantara dan pembayaran denda tilang hanya melalui sistem resmi BRIVA.
Menutup rilis Anev, Kapolrestabes Surabaya berharap dukungan seluruh elemen masyarakat agar situasi keamanan dan ketertiban Kota Surabaya tetap terjaga aman dan kondusif sepanjang tahun 2026. Jer

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *