Reses DPRD Jatim, Mas Cahyo Hadirkan Cek Kesehatan Gratis dan Serap Aspirasi Warga Morokrembangan

Politik12 Dilihat
Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, mengintensifkan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan menghadirkan layanan tersebut dalam kegiatan reses di RW 9 Morokrembangan, Surabaya, Senin. 27 Juli 2026.  Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses layanan kesehatan preventif sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit.

Cahyo mengatakan, kesehatan masyarakat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Karena itu, kegiatan reses kali ini diawali dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.

“Kami memulai reses kali ini dengan menghadirkan cek kesehatan gratis karena kami meyakini masyarakat yang sehat merupakan fondasi utama bagi kemajuan bangsa,” ujar Cahyo.

Menurutnya, pelaksanaan CKG saat reses merupakan strategi jemput bola agar masyarakat lebih mudah memperoleh layanan skrining kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan. Selain mempermudah akses, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.

Ia menjelaskan, masyarakat yang sehat akan memiliki produktivitas yang lebih baik, baik bagi pelajar dalam menempuh pendidikan maupun pekerja dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kalau kampung sehat, guyub, dan produktif, maka Surabaya juga akan menjadi kota yang semakin maju,” katanya.

Cahyo mengungkapkan, inisiatif tersebut juga didorong oleh masih rendahnya pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di Jawa Timur, meskipun cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Surabaya telah mencapai Universal Health Coverage (UHC).

Menurut dia, rendahnya partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan CKG perlu menjadi perhatian bersama. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh keterbatasan informasi maupun akses terhadap layanan kesehatan.

Selain menghadirkan layanan kesehatan gratis, Cahyo juga memanfaatkan masa reses untuk menyerap berbagai aspirasi warga RW 9 Morokrembangan. Beragam usulan disampaikan masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas layanan pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur.

Salah satu aspirasi yang menjadi perhatian adalah kebutuhan pembangunan jembatan penghubung guna mempercepat mobilitas warga sekaligus meningkatkan aspek keselamatan.

Menanggapi hal tersebut, Cahyo menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan dipelajari sesuai kewenangan pemerintah kota, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat sebelum diteruskan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti.

Di akhir kegiatan, ia mengapresiasi semangat gotong royong dan kebersamaan warga Morokrembangan yang dinilai menjadi modal penting dalam membangun lingkungan yang sehat, harmonis, dan berdaya saing.

“Penting bagi kita menjaga kepedulian terhadap kesehatan, pendidikan, kegiatan sosial, hingga keagamaan. Semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan kampung-kampung di Surabaya,” tutupnya. (tom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *