SURABAYA: Antusiasme tinggi nampak dalam helatan Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Ketiga 2025 di Surabaya. Bahkan, panitia sempat menolak pendaftar karena kuota penuh.
Wakil Ketua Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Mochtar Saman menyebut, minat masyarakat terhadap olahraga padel berkembang pesat. Bahkan, jumlah peserta pada setiap seri Sirnas terus mengalami peningkatan.
“Di Surabaya animonya luar biasa. Semua lapangan penuh dari pagi sampai malam. Bahkan banyak pendaftar yang akhirnya ditolak karena kuota terbatas,” ungkapnya.
Setelah Surabaya, seri penutup Sirnas akan berlangsung di Bali bulan depan. Dari rangkaian Sirnas ini akan dipilih atlet-atlet terbaik untuk mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) menuju Piala Asia Padel 2025 di Qatar pada 17–24 Oktober mendatang.
Indonesia akan mengirimkan 32 atlet terbaik yang terdiri dari delapan tim putra dan delapan tim putri. Meski olahraga padel masih tergolong baru di Tanah Air, target prestasi tetap dicanangkan. “Kalau bisa meraih medali emas tentu luar biasa, tetapi yang lebih penting adalah para pemain bisa menimba pengalaman internasional,” jelasnya.
Usai Piala Asia di Qatar, Indonesia juga mendapat kehormatan menjadi tuan rumah FIP Asia Senior Championship pada November mendatang. Selain itu, cabang olahraga padel juga dijadwalkan tampil sebagai cabang eksibisi pada SEA Games 2025 di Bangkok.