Pelunasan Biaya Haji 2026 Tinggal 7 Hari, 1867 Calon Jemaah Haji Asal Surabaya Belum Bayar!

Persentase Pencapaian Pelunasan Secara Nasional Baru 32 Persen

SURABAYA: Masa pelunasan biaya haji 2026 tinggal 7 hari lagi. Namun dari total 2.808 calon jemaah haji regular asal Surabaya, sebanyak 1.867 orang atau 66 persen belum melakukan pelunasan. Sedangkan yang sudah melakukan pelunasan baru 34 persen, yaitu 941 jamaah.

Merujuk data Kemanhaj Kota Surabaya, ada 1351 calon jamaah haji regular yang sudah berstatus istithaah atau lolos tes kesehatan sebagai salah salah satu syarat bisa melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

Sementara ada 1.457 calon jemaah haji asal Suarabaya yang belum bertatus istithaah. Kondisi ini bisa muncul karena calon jemaah haji sudah melakukan tes kesehatan, namun tidak memenuhi persyaratan. Atau bisa juga karena belum melakukan tes kesehatan.

Lambannya pergerakan pelunasan biaya haji atau Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) reguler 2026 berjalan cukup lambat, terjadi tidak hanya di Surabaya namun juga secara nasional. Total, persentase pencapaian pelunasan secara nasional baru 32 persen.

Mengutip laman resmi Kementerian Haji (Kemenhaj) dan Umrah RI per Jumat 12 Desember 2025 pukul 15.00 WIB, jumlah jamaah haji reguler yang sudah melakukan pelunasan sejumlah 64.681 orang atau setara 32 persen dari jumlah jamaah berhak lunas 201.585 orang.

Provinsi Jatim sebagai penerima kuota haji reguler terbanyak, jumlah jamaah yang sudah melakukan pelunasan baru 15.515 orang atau 36 persen dari kuota 42.054 orang. Sedangkan Jateng sebagai penerima kuota haji terbanyak kedua sebesar 33.884 orang, jumlah jamaah yang telah pelunasan baru 8.324 orang atau 26 persen.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak mengakui, masih ada sejumlah kesehatan yang kecepatan pemeriksaan kesehatan bagi jamaah haji masih rendah. Sehingga, angka jamaah yang sudah pelunasan ikut rendah.

“Kami mendorong akselerasi percepatan, karena perlambatan pelunasan juga dipengaruhi perlambatan di Siskohatkes. Kami ingin memastikan seluruh sarana pemeriksaan di Indonesia berjalan dengan baik,” ujarnya.

Masa pelunasan biaya haji tahap satu akan ditutup pada 23 Desember 2025. Dengan persentase pelunasan yang baru 32 persen hingga akhir pekan ketiga, sangat besar kemungkinan pengisian kuota haji reguler dilanjutkan pada tahap dua. Pelunasan tahap satu diperuntukkan bagi jamaah lunas tunda berangkat, jamaah urut porsi tahun berjalan, dan prioritas lanjut usia (lansia). (tom)

 

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *