Panaskan Mesin Tempur! Muaythai Surabaya Gelar SRC Seri 3 Jelang Porprov 2026

Olahraga92 Dilihat

 

SURABAYA – Perburuan atlet terbaik Muaythai Kota Surabaya menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mulai dilakukan. Ajang Surabaya Rising Champion (SRC) Seri 3 menjadi panggung awal bagi tim pelatih untuk menyaring calon-calon petarung yang diproyeksikan memperkuat kontingen Kota Pahlawan.

Digelar pada 1–4 Oktober 2026, SRC Seri 3 diikuti 222 atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur serta peserta dari Bali. Tak sekadar mengejar kemenangan, turnamen ini menjadi sarana evaluasi dan pemetaan kekuatan atlet menjelang pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Ketua Muaythai Indonesia Kota Surabaya, Hendry Lianto, mengatakan kompetisi rutin seperti SRC dibutuhkan untuk menjaga atmosfer pertandingan sekaligus melihat perkembangan atlet secara langsung.

“Ini bagian dari pembibitan dan persiapan menuju Porprov 2027. Dari sini kami melihat atlet-atlet yang memiliki potensi untuk masuk tahap seleksi,” kata Hendry.

Menurutnya, proses menuju Porprov tidak bisa dilakukan secara instan. Atlet harus memiliki pengalaman bertanding yang cukup, baik dari sisi teknik, fisik, maupun mental.

Karena itu, kehadiran peserta dari luar Surabaya menjadi keuntungan tersendiri bagi perkembangan atlet lokal.

“Atlet harus bertemu lawan dari luar daerah. Kalau hanya bertanding dengan sesama atlet Surabaya, kami tidak bisa melihat sejauh mana kemampuan mereka,” ujarnya.

Hendry menjelaskan, tim pelatih melakukan pemantauan secara menyeluruh selama SRC berlangsung. Tidak hanya melihat hasil pertandingan, tetapi juga mengukur daya tahan fisik, kekuatan, teknik, serta konsistensi atlet.

“Yang kami nilai bukan hanya menang dan kalah. Semua aspek kami lihat untuk menentukan atlet yang benar-benar siap,” jelasnya.

Dengan waktu persiapan menuju Porprov 2027 yang semakin dekat, Muaythai Surabaya terus mendorong atlet memperbanyak kompetisi. SRC menjadi salah satu instrumen penting agar atlet tidak kehilangan jam terbang.

“Kami ingin atlet lebih sering bertanding. Dari pertandingan inilah kami bisa mengetahui perkembangan dan kekurangan yang harus diperbaiki,” tutur Hendry.

Ia menambahkan, SRC Seri 3 juga menjadi ajang membaca peta persaingan. Beberapa daerah seperti Banyuwangi, Malang, dan Pasuruan turut mengirimkan atlet terbaiknya, ditambah peserta dari Bali yang memberikan warna berbeda dalam kompetisi.

“Semakin banyak lawan yang dihadapi, semakin banyak pengalaman yang diperoleh atlet,” katanya.

Selain nomor tarung, Muaythai Surabaya juga tengah mempersiapkan nomor seni putra dan putri. Pembahasan terkait kategori tersebut masih dilakukan untuk menentukan kesiapan pelaksanaan.

Hendry memastikan Muaythai Surabaya memiliki target tinggi pada Porprov Jatim 2027. Tidak hanya meloloskan atlet, tetapi juga berupaya menyumbangkan medali emas bagi Kota Surabaya.

“Kami punya komitmen kepada KONI Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Surabaya untuk meraih prestasi terbaik. Target kami tetap mempertahankan juara umum,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga Disbudporapar Kota Surabaya Indriatno Heryawan menilai SRC Seri 3 memiliki nilai strategis dalam proses pembinaan atlet.

Menurutnya, pertandingan yang menghadirkan lawan dari berbagai daerah memberikan gambaran nyata mengenai kekuatan calon pesaing di Porprov mendatang.

“Ini menjadi momen penting bagi atlet Surabaya untuk menguji kemampuan menghadapi atlet dari luar daerah,” ujar Indriatno.

Ia menyebut, pengalaman bertanding menghadapi berbagai karakter lawan akan membantu pelatih menyusun strategi dan melakukan evaluasi lebih tepat.

“Di Porprov nanti lawan berasal dari banyak daerah. Dengan pertandingan seperti ini, kami bisa mengetahui kekuatan daerah yang berpotensi menjadi pesaing,” tambahnya.

Melalui SRC Seri 3, Muaythai Surabaya mulai menyusun fondasi menuju Porprov Jatim 2027. Dari ratusan atlet yang tampil, proses seleksi dan pembinaan akan menentukan siapa saja yang nantinya dipercaya membawa nama Kota Surabaya di arena provinsi. @

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *