Longsor di Jember Ganggu Perjalanan KA hingga Dua Jam, Penumpang di Surabaya Ramai-Ramai Refund Tiket

Berita, Nasional92 Dilihat

 

Surabaya – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember, Jawa Timur, sejak Minggu dini hari hingga Senin pagi mengakibatkan longsor di jalur kereta api. Dampaknya, sejumlah perjalanan kereta api mengalami gangguan dengan keterlambatan kedatangan mencapai dua jam.

Gangguan perjalanan tersebut turut dirasakan penumpang di Stasiun Surabaya Gubeng. Sejumlah calon penumpang terpaksa menunggu lebih lama dari jadwal yang telah ditentukan. Bahkan, sebagian memilih membatalkan perjalanan dan mengajukan pengembalian dana atau refund tiket.

Salah satu perjalanan yang terdampak adalah KA Logawa relasi Ketapang-Purwokerto. Kereta yang semula dijadwalkan tiba di Stasiun Surabaya Gubeng pukul 12.00 WIB tersebut mengalami keterlambatan hingga sekitar pukul 15.00 WIB.

Kondisi ini membuat sejumlah calon penumpang mengubah rencana perjalanan. Rafli, salah satu calon penumpang KA Logawa tujuan Jombang, memilih membatalkan tiket dan beralih menggunakan kereta lain dengan jadwal keberangkatan lebih dekat.

“Karena ada keterlambatan cukup lama, akhirnya saya memilih membatalkan tiket dan mencari kereta lain yang jadwal keberangkatannya lebih dekat. Daripada menunggu terlalu lama, lebih baik mencari alternatif perjalanan,” ujarnya.

Rafli mengaku memilih opsi tersebut agar perjalanannya tetap bisa dilanjutkan tanpa harus menunggu terlalu lama di stasiun.

Keputusan serupa diambil Indah, calon penumpang KA Logawa tujuan Caruban. Setelah mendapatkan informasi mengenai keterlambatan kereta, ia memutuskan membatalkan tiket dan mencari alternatif perjalanan.

“Awalnya saya berencana menggunakan KA Logawa menuju Caruban, tetapi setelah mengetahui ada keterlambatan, akhirnya saya memutuskan untuk membatalkan tiket,” ungkap Indah.

Ia memilih mengajukan refund tiket sebesar 100 persen dan menggunakan kereta alternatif agar tetap bisa melanjutkan perjalanan.

“Saya memilih refund seratus persen dan mencari kereta alternatif supaya perjalanan tetap bisa dilanjutkan. Memang cukup mengganggu perjalanan, apalagi kami sudah memiliki jadwal dan keperluan yang harus dipenuhi,” tambahnya.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat sedikitnya tiga perjalanan kereta api mengalami keterlambatan kedatangan di sejumlah stasiun wilayah operasionalnya.

Ketiga kereta tersebut yakni KA Logawa relasi Ketapang-Purwokerto, KA Sri Tanjung relasi Ketapang-Yogyakarta, serta KA Tawang Alun relasi Ketapang-Malang.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan keterlambatan perjalanan kereta api bervariasi mulai satu hingga dua jam akibat gangguan jalur di wilayah Jember.

“Akibat adanya longsoran di wilayah Jember, terdapat tiga perjalanan kereta api yang mengalami keterlambatan kedatangan di wilayah Daop 8 Surabaya. Keterlambatan perjalanan bervariasi, mulai satu hingga dua jam,” jelas Mahendro.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan Daop 9 Jember untuk mempercepat proses penanganan dan perbaikan jalur yang terdampak longsor.

“Kami terus berkoordinasi dengan Daop 9 Jember untuk mempercepat penanganan dan perbaikan jalur agar segera dapat dilalui kembali,” imbuhnya.

Mahendro juga membenarkan adanya penumpukan penumpang di sejumlah stasiun wilayah Daop 8 Surabaya akibat keterlambatan kedatangan kereta api.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Hingga kini, petugas masih melakukan penanganan dan perbaikan di lokasi longsoran untuk memastikan kondisi jalur benar-benar aman sebelum kembali dilewati perjalanan kereta api.

KAI juga mengimbau para penumpang untuk terus memantau perkembangan informasi perjalanan melalui kanal resmi perusahaan. (Kris)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *