Lapangan Tenis Bumi Marinir Membara! Laga Semifinal dan Final Turnamen Widjojo Soejono Diwarnai Drama Tie-Break

Berita, Olahraga20 Dilihat

SURABAYA – Persaingan sengit mewarnai rangkaian pertandingan Turnamen Tenis Junior Nasional Widjojo Soejono  di Lapangan Tenis Bumi Marinir, Gunungsari, Surabaya, Jumat (2/10/2026).

Sejumlah petenis muda harus melewati pertandingan ketat untuk merebut gelar juara, baik di nomor tunggal maupun ganda. Bahkan, beberapa laga harus ditentukan melalui tie-break setelah kedua pemain atau pasangan tampil berimbang.

Lapangan Tenis Marinir merupakan salah satu dari lima venue yang digunakan dalam turnamen bergengsi tersebut. Pada hari ini, pertandingan berlangsung di sejumlah kelompok usia, mulai KU 12, KU 14 hingga KU 16.

Di Lapangan 1, petenis Surabaya, Josh Suwandi, tampil sebagai juara setelah mengalahkan Kennedy Cruz Kowara dari DKI Jakarta dengan skor 1-4, 5-3 (3).

Josh kembali mencatat kemenangan di nomor ganda putra KU 12. Berpasangan dengan Kennedy Cruz Kowara yang sebelumnya menjadi lawannya di nomor tunggal, Josh berhasil mengalahkan pasangan M. Rifky Wijaya/Ahza Brian dengan skor meyakinkan 4-1, 4-0.

“Akhirnya bisa juara, meski badan saya paling kecil,” ujar Josh seusai pertandingan.

Sementara itu, semifinal ganda putri KU 14 juga berlangsung ketat. Pasangan Sherena Aulia/Dewa Ayu Anargya harus bekerja keras sebelum menundukkan Rina Imai/Nakhlah Cornelia melalui pertarungan tiga set dengan skor 6-3, 3-6 (9).

Persaingan menarik juga terjadi di Lapangan 2. Wakil Bali, Kadek Nindya Nanda, berhasil merebut gelar setelah mengalahkan petenis DKI Jakarta, Jill Ivy Djajasaputra, dua set langsung dengan skor 4-1, 4-1.

Pada nomor ganda putri KU 12, pasangan Khyarafina Aleeyah/Vindi Meylinna berhasil mengatasi perlawanan Kadek Nindya/Ellena Lachandra dengan skor 4-2, 4-2.

Sementara semifinal ganda putri KU 14 mempertemukan Sagita Novia/Caroline Lantemona dengan Sekar Anjani/Marsya Qaireen. Pertandingan berlangsung ketat sebelum Sekar/Marsya mengamankan kemenangan dengan skor 6-3, 3-6 (5).

Persaingan tak kalah menarik terjadi di kelompok KU 16. Di Lapangan 3, semifinal tunggal putri mempertemukan Naifah Nur Aisah dari Semarang dengan Dahayu Misya Elmira dari Bali. Naifah akhirnya memastikan tiket ke babak berikutnya setelah memenangi pertandingan dua set dengan skor 6-3, 7-6 (4).

Naifah kemudian kembali mencatat hasil positif di nomor ganda putri KU 16. Berpasangan dengan Kioko Chrysant, ia berhasil mengalahkan Jauzah Labib/Dahayu Misya dengan skor 6-2, 6-3.

“Cuaca memang  panas di sini , tapi masih bisa teratasi. Gelar juara ini akan menjadi motivasi untuk turnamen berikutnya, ” ujar Kioko, petenis asal Semarang.

Sementara itu, pada final ganda putri KU 14, pasangan Sherena Aulia/Dewa Ayu Anargya tampil dominan. Mereka mengalahkan Sekar A./Marsya Q. dengan skor 6-1, 6-3.

Rangkaian pertandingan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Turnamen Widjojo Soejono 43 Tahun 2026, yang mempertemukan petenis-petenis junior dari berbagai daerah.

Lebih dari sekadar perebutan gelar, turnamen yang telah berlangsung selama 43 tahun ini menjadi ruang bagi para petenis muda untuk mengasah kemampuan, menambah jam terbang, sekaligus merasakan atmosfer pertandingan kompetitif sejak usia dini. TOM

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *