Kejuaraan Beruntun Jadi Senjata POSSI Jatim Bidik Tiket PON

Olahraga154 Dilihat

Surabaya– Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Pengprov POSSI) Jawa Timur mulai mematangkan persiapan menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON) 2027. Berbagai kejuaraan sepanjang akhir 2026 hingga 2027 bakal dimaksimalkan untuk menjaring atlet potensial yang akan memperkuat kontingen Jatim.

Ketua Pengprov POSSI Jatim, Mirza Muttaqien, mengatakan sejumlah agenda kejuaraan menjadi kesempatan bagi tim pelatih dan pengurus untuk memantau perkembangan atlet sekaligus mengukur kemampuan mereka sebelum menghadapi persaingan di BK PON.

Pada penghujung 2026, terdapat tiga agenda yang menjadi perhatian, yakni Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur, PON Pantai di Ancol, Jakarta, serta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Gubernur Jatim. Ketiga ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada November hingga Desember.

Memasuki 2027, atlet selam Jatim juga akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur di Surabaya. Agenda tersebut dilanjutkan dengan rencana Kejurnas dan seleksi akhir yang dijadwalkan berlangsung sebelum maupun sesudah Ramadan.

Mirza menyambut positif padatnya kalender kompetisi tersebut. Menurutnya, semakin banyak kejuaraan yang diikuti, semakin terbuka kesempatan bagi atlet untuk menguji hasil latihan dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Kami di POSSI Jatim sangat gembira. Semakin banyak ajang kejuaraan, semakin baik bagi para atlet untuk mengukur hasil latihannya. Kaderisasi mulai dari tingkat pelajar lewat Popda hingga Porprov sangat penting untuk mencetak atlet-atlet yang siap diproyeksikan ke level PON,” ujar Mirza, Senin (12/10).

Ia menjelaskan, kejuaraan tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembinaan, tetapi juga menjadi instrumen untuk memetakan kekuatan lawan. PON Pantai dan Kejurnas Piala Gubernur Jatim, misalnya, diproyeksikan menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan atlet Jatim menghadapi pesaing dari berbagai daerah.

Terlebih, Kejurnas Piala Gubernur Jatim direncanakan diikuti sejumlah atlet terbaik nasional. Dengan demikian, POSSI Jatim dapat mengevaluasi kemampuan atletnya sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu ditingkatkan sebelum memasuki persaingan BK PON.

“Ajang Piala Gubernur akan diikuti atlet nasional. Di sinilah kita bisa memetakan kekuatan dan mengukur kemampuan atlet Jatim. Seluruh hasil pemantauan dari Popda, Porprov, PON Pantai, hingga Kejurnas akan menjadi basis penyusunan tim Pusat Latihan Daerah (Puslatda) POSSI Jatim,” terangnya.

Hasil evaluasi dari rangkaian kejuaraan tersebut selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan komposisi atlet yang masuk program Puslatda. Seleksi akhir akan menentukan susunan definitif kontingen Jawa Timur sebelum pendaftaran atlet untuk BK PON 2027.

Selain menyiapkan atlet, Mirza juga menaruh perhatian pada jumlah nomor pertandingan cabang olahraga selam yang akan dipertandingkan pada PON mendatang.

Ia berharap kuota nomor pertandingan tidak berkurang dibandingkan pelaksanaan PON sebelumnya di Aceh dan Sumatera Utara. Bahkan, POSSI Jatim berharap terdapat peluang penambahan nomor sehingga kesempatan atlet untuk bersaing memperebutkan medali semakin terbuka@

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *