Kebiasaan Sepele Jadi Celah Penyalahgunaan Data, #VIDAJagaKalian

Ekonomi48 Dilihat

Jakarta – Di tengah pesatnya digitalisasi, risiko kebocoran data pribadi kian nyata. Ancaman tersebut tidak hanya berasal dari celah sistem di tingkat institusi, tetapi juga berawal dari kebiasaan sehari-hari yang sering luput disadari masyarakat.

Data pribadi yang bocor rentan disalahgunakan dalam berbagai modus kejahatan, mulai dari pendaftaran pinjaman online tanpa sepengetahuan pemilik data hingga pembobolan rekening bank secara tiba-tiba.

Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi VIDA, penyedia solusi digital identity dan fraud prevention di Indonesia. VIDA menilai, upaya perlindungan data harus dimulai dari akar permasalahan, yakni peningkatan kesadaran individu terhadap pentingnya menjaga data pribadi.

Menjawab tantangan tersebut, VIDA meluncurkan gerakan literasi publik bertajuk #VIDAJagaKalian, sebuah kampanye edukatif untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang perlindungan data pribadi melalui isu-isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, sekaligus mendorong terbentuknya kebiasaan baru yang lebih aman dalam beraktivitas digital.

“Sebagian besar kebocoran data tidak hanya disebabkan oleh celah sistem, tetapi juga oleh kelalaian individu. Tanpa disadari, kebiasaan sederhana dapat membuka peluang penyalahgunaan data.

Melalui kampanye #VIDAJagaKalian, kami berkomitmen membangun kesadaran kolektif dan mendorong perubahan perilaku secara berkelanjutan agar data pribadi senantiasa terlindungi,” ujar Niki Luhur, Founder dan Group CEO VIDA.

Sebagai bagian dari kampanye tersebut, VIDA menghadirkan kolaborasi bertajuk “Tukang Gorengan Jadi Tahu” dengan menggandeng penjual gorengan sebagai simbol keseharian masyarakat.

Inisiatif ini menyoroti bahaya penggunaan dokumen pribadi—seperti fotokopi KTP, Kartu Keluarga, ijazah, dan dokumen penting lainnya—sebagai pembungkus makanan. Praktik yang kerap dianggap sepele ini berpotensi menjadi celah penyalahgunaan data jika dokumen jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Rangkaian aktivasi #VIDAJagaKalian digelar di kawasan MRT Dukuh Atas pada 22–25 Januari 2026. Pengunjung dapat menikmati aneka gorengan khas Indonesia secara gratis sambil mengikuti pengalaman edukatif interaktif tentang pentingnya menjaga data pribadi. Dalam kesempatan ini, masyarakat juga dapat mengenal lebih dekat berbagai solusi VIDA dalam melindungi identitas digital dari risiko penipuan.

“Edukasi akan lebih efektif jika dekat dengan realitas masyarakat. Kami memilih pendekatan yang membumi agar pesan perlindungan data tidak hanya dipahami, tetapi juga dipraktikkan. Harapannya, langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membangun budaya menjaga data pribadi dalam jangka panjang,” tambah Niki.

Selain edukasi publik, kampanye #VIDAJagaKalian turut memperkenalkan fitur DocsVault dan SecureShare yang tersedia di VIDA App. DocsVault menyediakan penyimpanan dokumen terenkripsi dengan perlindungan biometrik, sementara SecureShare memungkinkan pengguna membagikan dokumen secara aman dengan kontrol akses, batas waktu, serta jejak penggunaan.

“Melalui VIDA App, kami menghadirkan DocsVault dan SecureShare sebagai solusi praktis untuk membantu masyarakat mengelola dan membagikan dokumen pribadi secara aman. DocsVault memungkinkan pengguna menyimpan dokumen penting dalam penyimpanan terenkripsi dengan perlindungan biometrik wajah, sehingga hanya pemilik dokumen yang dapat mengaksesnya.

Saat dokumen perlu dibagikan, SecureShare memberi kontrol penuh—mulai dari pengaturan durasi akses, jumlah pembukaan, hingga riwayat penggunaan. Jika sudah tidak dibutuhkan, akses dapat dicabut kapan saja,” jelas Mukti Pradana, AVP Product Management VIDA.

Dalam praktik sehari-hari, pengguna dapat menyimpan dokumen penting seperti KTP di DocsVault yang telah dilengkapi enkripsi dan pengamanan biometrik.

Saat dokumen perlu dibagikan untuk keperluan administrasi, pengguna dapat memanfaatkan SecureShare untuk mengatur apakah dokumen hanya dapat dilihat atau diunduh, menambahkan lapisan keamanan berupa passcode, serta memantau histori akses secara real-time.

Melalui inisiatif #VIDAJagaKalian, VIDA menegaskan komitmennya dalam memerangi penipuan digital secara menyeluruh—tidak hanya melalui edukasi publik, tetapi juga dengan menghadirkan teknologi dan layanan yang membantu individu maupun pelaku usaha beraktivitas lebih aman dan tepercaya di ruang digital. Tok

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *