Kalah Terhormat! Langkah Pranti Putra Terhenti Lewat Adu Penalti di Babak 8 Besar Turnamen Perseka Muda Cup 2026

Olahraga19 Dilihat

SIDOARJO: Perjuangan Pranti Putra harus terhenti di Babak 8 Besar Turnamen Perseka Muda Cup memperebutkan Piala Bupati Sidoarjo. Klub sepakbola kebanggan warga Pranti kalah dari Persetro lewat drama adu penalti di Lapangan Kepuh Kiriman, Waru, Sidoarjo, Rabu 22 Juli 2026.

Pertandingan harus diselesaikan lewat adu penalti setelah keduanya bermain imbang tanpa gol di Waktu normal. Adu penalti berjalan dramatis lantaran tendangan algojo kedua Pranti Muda berhasil ditepis kiper Persetro.

Semua pemain dan official Pranti Muda terlihat sudah lemas. Apalagi semua penendang Persetro berhasil menjalankan eksekusi. Namun ketika tendangan penalti terakhir Persetro berhasil ditepis dan sempat mengenai mistar gawang, harapan Pranti muda untuk lolos ke babak semifinal kembali terbuka.

Adu penalti kembali dilanjutkan dengan sistem sudent death. Dalam undian, Pranti Putra tidak beruntung karena harus bertindak sebagai penjaga gawang. Artinya, kiper Pranti Putra harus bisa menepis tendangan terakhir. Namun algojo Persetro berhasil membobol gawang Pranti Putra.

Secara permainanan, Pranti Putra sebenarnya lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. Di babak pertama, tiga peluang matang di dapatkan. Dua diantaranya dihasilkan melalui sundulan kepala namun masih melenceng tipis dari gawang Persetro.

Di 15 akhir babak kedua, Pranti Putra mengurung habis pertahanan Persetro. Pertandingan sempat memanas setelah striket Pranti Putra terkapar dan tidak bisa melanjutkan laga setelah dilanggar secara kasar Ketika mendapatkan peluang satu lawan satu dengan penjaga gawang.

Official Pranti Putra melakukan protes keras kepada perangkat pertandingan karena pemain Persetro tidak mendapatkan kartu merah. Namun akhirnya laga dilanjutkan kembali dan tetap tidak menghasilkan gol.

Usai pertandingan, Kepala Desa (Lurah) Pranti, Eko Purnomo, S.H mengatakan, meski kecewa namun tetap bangga melihat perjuangan para pemain yang tak kenal menyerah, termasuk di babak adu penalti.

“Ya inilah sepakbola, harus ada yang menang dan kalah. Meski kecewa kita harus bisa menerima. Terima kasih kepada semua pemain yang sudah berjuang dan supporter warga Pranti yang datang memberikan dukungan. Semoga ke depan, kita bisa lebih lagi, ” ucapnya. (TOMI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *