Jelang Ramadan, Hamra Cafe & Resto Surabaya Padukan Menu Khas Timur Tengah dengan Nusantara, Coba Yuk….

Berita, Hiburan189 Dilihat

Surabaya:  Jelang bulan puasa Ramadan, Hamra Cafe & Resto mengenalkan tempat barunya di Jalan Ambengan No.22 Surabaya lewat acara  soft opening. Salah satu pioner resto dengan sajian menu Timur Tengah menghadirkan   konsep kuliner dengan memadukan menu Nusantara, dan Western.

Founder Hamra Cafe & Resto Surabaya, Yusuf Muhammad, mengatakan, konsep ini menjadi pembeda dibandingkan Al-Hamra sebelumnya yang sepenuhnya menghadirkan sajian khas Timur Tengah. Perubahan konsep dilakukan setelah melihat karakter pasar kuliner Surabaya yang berbeda dengan Jakarta.

“Awalnya PT Hamra Persada mendirikan restoran Al-Hamra di Jalan Jaksa Agung Suprapto dengan konsep 100 persen Timur Tengah. Namun, seiring waktu kami melakukan evaluasi, karena eksplorasi kuliner Timur Tengah di Surabaya membutuhkan pendekatan yang berbeda,” ujar Yusuf.

Menurut Yusuf, masyarakat Surabaya cenderung lebih menerima menu yang sudah familiar, sehingga diperlukan inovasi agar usaha kuliner dapat berkembang lebih luas.

“Kalau di Jakarta, masyarakatnya lebih eksploratif. Sementara di Surabaya, kalau sudah cocok dengan satu menu, ya itu saja. Dari situ kami melakukan perubahan konsep,” jelasnya.

Hamra Cafe & Resto kini mengombinasikan 50 persen menu Timur Tengah dengan 50 persen menu Western dan Nusantara. Beragam pilihan tersedia, seperti nasi kebuli, nasi mandi, hanit kambing, hingga sop buntut, nasi goreng Jawa, nasi goreng Bali, steak, fettuccine, spaghetti, dan calamari.

“Konsepnya one stop dining. Satu meja datang, semua selera bisa terpenuhi,” tambah Yusuf.

Harga Bersahabat  dengan Standar Fine Dining

Dari sisi harga, menu Western dan Nusantara dibanderol di bawah Rp50.000 hingga Rp60.000, dengan tetap mengedepankan kualitas bahan, plating, serta penyajian berstandar fine dining.

“Kami tidak lagi menstandarkan harga menu Timur Tengah yang memang tinggi. Sekarang harganya kami sesuaikan agar tetap kompetitif, tapi kualitas tetap bersaing,” ungkapnya.

Untuk menjaga rasa, Hamra Cafe & Resto menghadirkan chef dari berbagai latar belakang, termasuk chef asal Yaman, Western, dan Nusantara. Seluruh chef asing diwajibkan melakukan transfer teknologi kepada tenaga lokal.

“Chef luar negeri kami kontrak maksimal dua tahun. Setelah itu, chef lokal yang melanjutkan. Ilmu harus diturunkan,” tegas Yusuf.

Nuansa Tempat Lebih Cerah dan Modern

Dari segi interior, Hamra Cafe & Resto tampil berbeda dibanding Al-Hamra sebelumnya. Jika konsep lama bernuansa Timur Tengah Maroko yang cenderung redup dipadu dengan warna terra cotta, kini suasana dibuat lebih cerah, modern, dan nyaman, agar pengunjung betah berlama-lama.

Menu Andalan 

Beberapa menu unggulan yang direkomendasikan antara lain hanit kambing bakar utuh, nasi mandi, iga bakar, serta minuman khas Timur Tengah seperti Syahi Adni (teh khas Aden, Yaman), jus kurma, dan kopi zanzabil (jahe).

Menjelang Ramadan, Hamra Cafe & Resto juga menyiapkan paket berbuka puasa berupa satu nampan besar berisi menu kombinasi, lengkap dengan takjil dan kudapan gratis.

Jam Operasional Hamra Cafe & Resto Surabaya buka setiap hari pukul 09.00–22.00 WIB. Selama Ramadan, layanan delivery dan takeaway dimulai pukul 15.00 WIB, sedangkan makan di tempat dibuka menjelang waktu berbuka.

Dengan konsep baru ini, Hamra Cafe & Resto diharapkan menjadi role model cafe dan restoran dengan menu kombinasi Timur Tengah, Nusantara, dan Western di Surabaya.

“Bagi kami, tamu adalah raja. Pelayanan terbaik adalah prioritas utama,” tutup Yusuf. (tom)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *