Gandeng BPBD dan Damkar Surabaya, RW 06 Rungkut Kidul Gelar Latihan Mitigasi Bencana

Berita311 Dilihat

 

SURABAYA – Kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas. Warga juga dituntut memiliki kemampuan melakukan penanganan awal ketika situasi darurat terjadi. Semangat inilah yang ditunjukkan warga RW 06 Rungkut Kidul, Surabaya, melalui latihan mitigasi bencana alam dan kebakaran bersama BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Rabu (4/11).

Kegiatan yang dipusatkan di Balai RW 06 tersebut diikuti warga, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSH), para ketua RT beserta staf, serta unsur masyarakat lainnya. Hadir pula perwakilan Kelurahan Rungkut Kidul, yakni Kasi Pemerintahan, Penyelia RW, dan ASN Pendamping Pancasila.

Pelatihan berlangsung interaktif. Selain mendapatkan materi mengenai mitigasi bencana, peserta juga mengikuti praktik langsung penanganan awal kebakaran.

Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah simulasi pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan alat pemadam tradisional.

Ibu-ibu PKK RW 06 bahkan turut ambil bagian dalam praktik tersebut. Dengan pendampingan petugas, mereka mencoba memadamkan api sekaligus mempelajari teknik penggunaan alat pemadam secara tepat dan aman.

Keterlibatan kaum perempuan ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bahwa keterampilan menghadapi kebakaran perlu dimiliki seluruh anggota keluarga dan masyarakat.

Terlebih, RW 06 Rungkut Kidul telah menyediakan APAR di sejumlah titik strategis, di antaranya Balai RW 06 serta lingkungan RT 01, RT 02, dan RT 03.

Melalui pelatihan tersebut, warga diharapkan tidak sekadar mengetahui keberadaan APAR, tetapi juga memahami fungsi, prosedur penggunaan, serta langkah awal yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran.

Ketua RW 06 Rungkut Kidul, Eko Budi Purnomo, mengatakan pelatihan mitigasi bencana sangat penting untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan menghadapi kondisi darurat.

“Keselamatan warga adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan memahami langkah-langkah mitigasi dan mengetahui cara menggunakan APAR, kita berharap warga dapat bertindak lebih tepat dan sigap ketika menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan kesiapsiagaan harus dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk tingkat RT dan RW. Dengan pengetahuan serta sarana pendukung yang memadai, masyarakat diharapkan mampu melakukan penanganan awal sebelum bantuan petugas tiba.

Melalui kegiatan ini, RW 06 Rungkut Kidul berkomitmen memperkuat budaya sadar bencana sekaligus membangun lingkungan yang aman, peduli, dan tangguh menghadapi berbagai potensi bencana@

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *