Dongkrak Prestasi Silat, IPSI Jatim Gelar Penataran Pelatih

Berita, Olahraga214 Dilihat

SURABAYA: Sebanyak 150 pelatih pencak silat mengikuti penataran  tingkat provinsi di Gedung KONI Jawa Timur (Jatim), Kamis (22/1/2026). Kegiatan tersebut, digelar oleh Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jatim untuk  mendongkrak standar pembinaan atlet di daerah.

Ratusan pesera berasal dari perwakilan 38 Pengcab/Pengkab IPSI yang tersebar di wilayah Jatim , serta sembilan perguruan silat anggota IPSI Jatim turut serta dalam program peningkatan kapasitas ini.

Wakil Ketua I IPSI Jatim, Tono Suharyanto, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan langkah strategis organisasi untuk mencetak pelatih berkualitas. Fokus utama dari pelatihan ini adalah membekali para instruktur agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.

“Peningkatan prestasi adalah tujuan utama kami. Setelah mengikuti penataran ini, para pelatih akan kembali ke daerah masing-masing untuk menjalankan program pembinaan secara intensif,” ujarnya kepada wsrtawan di sela penataran pelatih.

Dijelaskan, para lulusan penataran ini akan langsung diuji kemampuannya dalam waktu dekat. IPSI Jatim tengah mempersiapkan Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang memperebutkan Piala Ketua Umum IPSI Jatim sebagai ajang pembuktian hasil pembinaan di tingkat cabang.

Langkah IPSI Jatim ini mendapat dukungan penuh dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim. Sekretaris Umum KONI Jatim, Akmal Budianto, menilai pelatihan ini merupakan respons tepat atas hasil evaluasi performa cabang olahraga pencak silat.

“KONI sangat mengapresiasi inisiatif ini. Kami percaya bahwa pelatih yang berkualitas adalah kunci utama lahirnya atlet yang berkualitas pula. 150 peserta ini diharapkan memiliki kualifikasi mumpuni untuk membawa pencak silat Jatim ke level baru,” tuturnya.

Akmal menekankan pentingnya peran pelatih dalam meningkatkan tensi persaingan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Porprov bukan sekadar ajang perebutan medali, melainkan barometer keberhasilan pembinaan sekaligus sarana regenerasi atlet.

Dengan kualitas pelatih yang merata, persaingan di Porprov diharapkan semakin kompetitif dan sehat demi mencetak atlet-atlet unggulan yang siap mengharumkan nama Jatim. @

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *