Dibuka Totok Lusida, Kejurprov Porbikawa Jatim Dibanjiri Ratusan Karateka

Berita, Olahraga297 Dilihat

Surabaya– Ratusan karateka ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate Porbikawa Jawa Timur 2026 yang dibuka langsung oleh Ketua Umum PB Porbikawa, Totok Lusida, di Gelanggang Remaja Surabaya, Minggu (11/10). Ajang ini menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet sekaligus memperkuat eksistensi Porbikawa di Jawa Timur.

Berdasarkan data terakhir panitia, kategori festival diikuti 135 grup dengan jumlah peserta hampir 270 atlet. Sementara itu, kategori open diikuti sekitar 100 atlet. Dengan demikian, total peserta yang meramaikan kejuaraan ini mencapai sekitar 370 atlet.

Para peserta berasal dari lima daerah di Jawa Timur, yakni Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, dan Batu. Mereka beradu kemampuan dalam kejuaraan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter dan kepribadian atlet.

Ketua PB Porbikawa, Totok Lusida, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kejurprov sebagai agenda rutin perguruan. Kejuaraan perdana ini sekaligus menjadi langkah awal pengembangan Porbikawa agar semakin berkembang dan menjangkau lebih banyak daerah.

“Ini adalah Kejurprov pertama yang digelar. Setelah Jatim, daerah lain seperti Sulawesi Selatan dan Manado juga disiapkan untuk menyelenggarakan Kejurprov” ujar Totok di sela-sela pertandingan.

Tak berhenti di tingkat provinsi, PB Porbikawa juga tengah mematangkan rencana penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada 2027. Agenda tersebut diharapkan menjadi wadah kompetisi yang lebih luas sekaligus membuka peluang bagi atlet untuk mengukur kemampuan di tingkat nasional.

Totok menambahkan, pengurus juga memberikan apresiasi khusus kepada keluarga yang mengikutsertakan lebih dari satu anggota sebagai atlet. Langkah ini menjadi salah satu bentuk motivasi agar keluarga turut mendukung pembinaan dan prestasi olahraga karate.

“Selain piagam yang dapat dimanfaatkan untuk jalur prestasi sekolah, kami memberikan hadiah apresiasi bagi keluarga yang menyumbang dua hingga tiga atlet di Porbikawa. Ini bentuk motivasi agar mereka semakin bersemangat dan terus berprestasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Porbikawa Jatim, Kandradi Lookman, menyatakan jumlah peserta pada kejuaraan kali ini telah memenuhi target panitia. Menurut dia, kompetisi tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda.

“Tujuannya tentu untuk meningkatkan prestasi atlet agar mereka semakin mencintai olahraga karate. Melalui ajang ini, kita ingin menanamkan jiwa kesatria, sportivitas, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab sejak dini,” ujar Kandradi.

Ia menjelaskan, atlet yang berhasil meraih juara akan diproyeksikan masuk dalam program pembinaan berjenjang. Melalui proses tersebut, pengurus berharap dapat menjaring bibit-bibit unggul yang mampu berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan karate Jawa Timur.

Ketua Panitia Penyelenggara, Susy Honest,menambahkan Kejurprov Porbikawa Jatim 2026 merupakan bagian dari program pengembangan dan pembinaan atlet di lingkungan perguruan.

Menurut dia, kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi atlet untuk menguji kemampuan, sekaligus sarana bagi pengurus dan pelatih dalam mengevaluasi hasil latihan serta perkembangan atlet.

“Kejurprov Porbikawa Jatim ini menjadi ajang atlet untuk menguji kemampuan dan juga bisa dimanfaatkan oleh pengurus maupun pelatih untuk melakukan evaluasi. Selain itu, juga sebagai wadah kompetisi dan memperkuat hubungan antar-Pengcab yang ada di Jatim,” pungkasnya. (tom)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *