BHS Lantik Pengcab IPSI Banyuwangi, Tegaskan Pesilat Harus Jadi Penjaga Kondusivitas dan Pengukir Prestasi

Berita, Olahraga185 Dilihat

BANYUWANGI – Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono (BHS), resmi melantik jajaran Pengurus Cabang (Pengcab) IPSI Banyuwangi periode 2026–2030 yang dipimpin Ahmad Syifa Nailul Wafar. Pelantikan yang  dihadiri jajaran Forkopimda Banyuwangi serta perwakilan berbagai perguruan pencak silat. berlangsung di GOR Pondok Pesantren Minhajut Thullab, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Sabtu (1/8).

Dalam arahannya, Bambang Haryo Soekartono menegaskan bahwa kepengurusan baru harus segera bergerak melakukan pembinaan atlet sekaligus menjaga persatuan antarperguruan silat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Banyuwangi.

Menurutnya, Kabupaten Banyuwangi yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional harus tetap menjadi daerah yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Kita berharap tidak terjadi bentrok atau apa pun yang bisa mengganggu ketenteraman dan kenyamanan masyarakat. Terlebih Banyuwangi merupakan daerah pariwisata, jangan sampai dijauhi wisatawan karena persoalan-persoalan seperti itu,” tegas Bambang Haryo.

Anggota DPR RI tersebut juga mengajak seluruh insan pencak silat untuk menjadi mitra strategis pemerintah, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan daerah.

“Insan pesilat yang jumlahnya sekitar 20 persen dari total penduduk Kabupaten Banyuwangi ini harus mampu menjadi kekuatan dalam menjaga iklim kondusif bersama TNI dan Polri,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan prestasi, Pengurus Provinsi IPSI Jawa Timur turut menyerahkan bantuan sarana latihan berupa samsak dan body protector kepada Pengcab IPSI Banyuwangi.

Sementara itu, Ketua IPSI Banyuwangi Ahmad Syifa Nailul Wafar menyampaikan bahwa kepengurusan baru telah menyiapkan sejumlah program prioritas, terutama memperkuat komunikasi dan soliditas antarperguruan silat.

Salah satu program yang akan dijalankan adalah kegiatan anjangsana rutin ke setiap perguruan pencak silat sebagai wadah konsolidasi, silaturahmi, sekaligus mempererat hubungan antaranggota.

“Setiap bulan kami akan berkeliling ke perguruan-perguruan untuk melaksanakan konsolidasi sesama pengurus. Tujuannya menjaga kondusivitas di Kabupaten Banyuwangi. Dengan sering bertemu dan ngopi bareng, kami yakin suasana yang harmonis akan terus terjaga,” ujar Gus Syifa.

Tak hanya fokus pada kondusivitas, IPSI Banyuwangi juga memasang target peningkatan prestasi atlet di berbagai ajang, baik tingkat provinsi maupun nasional. Melalui pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, kepengurusan baru optimistis Banyuwangi mampu melahirkan lebih banyak pesilat berprestasi dan terus meningkatkan perolehan medali di masa mendatang. TOM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *