Berangkatkan 600 Pemudik dari Surabaya, Region Head PTPN I Regional 5 Beri Pesan Menyentuh: Mudik Adalah Perjalanan Hati

Berita, Ekonomi, Nasional166 Dilihat

SURABAYA: PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 5 memberangkatkan 600 pemudik dari Surabaya ke tujuh kota di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah dalam program Mudik Gratis Bersama PTPN 2026. Pemberangkatan dilakukan di Halaman Kantor PTPN 1 Regional 5, Jalan Merak, Surabaya, Selasa (17/3)

Ratusan pemudik dari Surabaya ini diantar menggunakan 15 armada bus dengan tujuh rute tujuan. Mulai dari Malang, Pacitan, Trenggalek Banyuwangi, Yogyakarta, hingga Semarang.

Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo, mengatakan dengan mengusung tema ‘Mudik Aman Berbagi Harapan 2026, menjadi wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya para perantau yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman.

“Ini bagian dari kepedulian kami untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya para perantau agar bisa berkumpul dengan keluarga,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan mudik gratis tahun ini memiliki perbedaan dibanding tahun sebelumnya. PTPN I Regional 5 mengelola program ini secara mandiri, mulai dari proses pendaftaran hingga pemberangkatan peserta.

“Tahun ini kita kelola secara mandiri dan alhamdulillah berjalan dengan baik. Harapan kami, seluruh peserta bisa sampai ke tujuan dengan selamat dan bahagia,” tambahnya.

Menurut Subagiyo, tema “Mudik Aman Berbagi Harapan” mengandung makna penting, yakni mendorong masyarakat untuk mudik dengan aman tanpa harus menggunakan kendaraan roda dua yang berisiko tinggi di perjalanan.

“Kami ingin peserta merasa aman, tidak berdesak-desakan, dan bisa sampai tujuan dengan selamat. Selain itu, mudik ini juga membawa harapan dan kebahagiaan bagi keluarga di kampung halaman,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, terdapat penambahan rute tujuan pada tahun ini, yakni hingga Kota Semarang. Sebelumnya, layanan mudik gratis hanya menjangkau hingga Yogyakarta.

“Ke depan, kami berharap bisa memperluas jangkauan hingga Jakarta, meskipun tahun sebelumnya minat ke tujuan tersebut masih rendah,” katanya.

Dari sisi jumlah peserta, program mudik tahun ini relatif sama dengan tahun sebelumnya, yakni sekitar 600 orang. Hal ini seiring dengan penyelenggaraan program mudik gratis secara serentak oleh berbagai BUMN, sehingga peserta tersebar di berbagai titik.

Pendaftaran mudik gratis sendiri mendapat respons tinggi dari masyarakat. Baru di tiga hari dibuka, jumlah pendaftar mencapai 1700 orang. Namun setelah proses verifikasi, jumlah peserta yang benar-benar siap berangkat ditetapkan sebanyak 600 orang.

Dalam sambutannya, Subagyo juga memberikan pesan menyentuh di depan ratusan pemudik. Menurutnya, mudik bukan sekadar tradisi perjalanan pulang kampung namun mudik adalah sebuah ‘perjalanan hati’

“Mudik adalah perjalanan hati, dimana kita kembali tempat asal kita. Selama merantau kita telah banyak kehilangan dan banyak pengorbanan. Semoga setelah kembali dari mudik, para peserta membawa semangat baru dan kebahagiaan untuk menjalani aktivitas serta meningkatkan produktivitas ke depan,” pungkas Subagiyo. (Tom)

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *