Belajar Budaya Lewat Rasa, Siswa Sekolah di Surabaya Rayakan Imlek dengan Ronde dan Jiaozi

Berita, Pendidikan118 Dilihat

Surabaya – Perayaan Tahun Baru Imlek di sebuah sekolah di Surabaya berlangsung berbeda dan penuh makna. Tak sekadar merayakan, para siswa diajak mengenal budaya Tiongkok melalui pengalaman langsung, yakni membuat sajian khas Imlek berupa ronde dan dumpling jiaozi.

Suasana dapur sekolah tampak ramai dan hangat. Para siswa dengan antusias meracik adonan, membentuk bulatan ronde, hingga melipat dumpling jiaozi. Aktivitas ini menjadi pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus sarat pembelajaran budaya.

Meisya, siswi kelas 8 Nation Star Academy (NSA) Surabaya, mengaku senang bisa terlibat langsung dalam pembuatan makanan khas Imlek tersebut. Menurutnya, ini adalah pengalaman pertamanya membuat ronde secara mandiri.

“Ini pertama kali aku bikin ronde sendiri. Ternyata caranya tidak terlalu sulit. Adonannya dibentuk bulat, diisi kacang tanah, lalu direbus dan disiram kuah jahe hangat,” ujar Meisya, Selasa, (03/02/2026).

Tak hanya sekadar memasak, para siswa juga diperkenalkan pada makna di balik setiap sajian. Guru Mandarin NSA Surabaya, Richard Kuncoro, menjelaskan bahwa ronde memiliki filosofi mendalam dalam tradisi Tionghoa.

“Ronde dengan kuah jahe yang hangat dan bentuknya yang bulat melambangkan kehangatan keluarga, kebersamaan, serta hubungan yang utuh dan tidak terputus,” jelas Richard.

Sementara itu, dumpling jiaozi juga memiliki simbol tersendiri. Bentuknya yang menyerupai batang emas kuno Tiongkok dipercaya sebagai lambang keberuntungan dan kelimpahan rezeki di tahun yang baru.

“Jiaozi melambangkan harapan akan kehidupan yang lebih baik, rezeki yang berlimpah, dan keberuntungan di tahun baru,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya belajar tentang makanan khas Imlek, tetapi juga memahami nilai-nilai kebersamaan, harapan baru, dan doa kebaikan yang terkandung dalam perayaan tersebut. Nation Star Academy pun menegaskan komitmennya sebagai sekolah multikultural yang menanamkan toleransi dan saling menghargai sejak dini melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. (Kris)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *