BBKK Surabaya Siaga di Jalur Udara dan Laut, Layani Kesehatan Pemudik

Berita, Ekonomi243 Dilihat

Surabaya – Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya meningkatkan kesiapsiagaan layanan kesehatan selama arus mudik Lebaran 2026, terutama di jalur transportasi udara dan laut. Hingga 17 Maret, sebanyak 133 pemudik tercatat telah memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia di sejumlah posko.

Kepala BBKK Surabaya, Rosidi Roslan, menegaskan bahwa upaya ini dilakukan untuk menjamin perjalanan masyarakat tetap aman dan sehat.

“BBKK Surabaya berkomitmen memastikan setiap pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan sehat. Mudik sehat adalah kunci Lebaran yang nyaman dan penuh kebahagiaan,” ujarnya.

Posko kesehatan disiagakan di berbagai titik strategis, seperti Bandara Juanda, Bandara Dhoho, serta Pelabuhan Tanjung Perak, Gresik, Tuban, dan Kalianget. Di lokasi tersebut, pemudik bisa mendapatkan layanan konsultasi, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga edukasi terkait penyakit menular.

Selain itu, pengawasan kesehatan juga diperketat melalui penggunaan thermal scanner, observasi langsung oleh petugas, serta pemantauan deklarasi kesehatan pelaku perjalanan, khususnya yang datang dari luar negeri.

“Deteksi dini menjadi kunci. Kami menerapkan sistem surveilans berbasis risiko dan siap melakukan rujukan cepat jika ditemukan kasus suspek,” tambah Rosidi.

BBKK Surabaya juga mengantisipasi peningkatan kasus penyakit yang kerap muncul saat mudik, seperti ISPA, diare, hipertensi, serta gangguan kesehatan akibat kelelahan.

Berdasarkan data posko, kasus yang paling banyak ditangani saat ini adalah hipertensi dan infeksi saluran pernapasan. Di sisi lain, kewaspadaan terhadap penyakit impor tetap ditingkatkan, termasuk COVID-19, Mpox, demam kuning, meningitis, dan legionellosis.

Masyarakat pun diimbau untuk mempersiapkan kondisi fisik sebelum mudik, membawa obat pribadi, menjaga pola makan, serta memanfaatkan layanan kesehatan gratis di posko yang tersedia. Rosidi juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama perjalanan, bukan hanya saat tiba di tujuan.

“Jangan hanya fokus sampai tujuan. Pastikan kondisi tubuh tetap terjaga selama perjalanan agar bisa merayakan Lebaran dengan optimal bersama keluarga,” tegasnya.

BBKK Surabaya terus berkoordinasi dengan operator transportasi dan pemerintah daerah dalam menyosialisasikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih aman, sehat, dan nyaman. (Kris/tom)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *