Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Olahraga, Politik159 Dilihat

Ponorogo — Turnamen Bahlil Mini Soccer 2026 memasuki babak penyisihan Zona 2 Madiun Raya. Kick off kompetisi yang memperebutkan Piala Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia itu resmi dibuka di Gontor Mini Soccer, Kabupaten Ponorogo, Kamis, 3 September 2026.

Pembukaan Zona 2 Madiun Raya diawali pertandingan persahabatan antara tim Partai Golkar dan PKB Ponorogo. Pertandingan berlangsung kompetitif. Golkar akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 3-2 atas PKB.

Meski berakhir dengan kemenangan Golkar, pertandingan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar hasil akhir. Laga persahabatan itu sekaligus menjadi simbol komunikasi dan soliditas antarpartai pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran di Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita, Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ponorogo.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengatakan Zona 2 Madiun Raya diikuti 16 tim tingkat SMA sederajat. Peserta berasal dari enam wilayah, yakni Kabupaten Pacitan, Ngawi, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Ponorogo, dan Magetan.

Menurut Ali, penyelenggaraan Bahlil Mini Soccer tidak hanya berorientasi pada kompetisi olahraga. Turnamen tersebut juga menjadi bagian dari upaya Partai Golkar menghadirkan kegiatan yang dekat dengan kehidupan generasi muda.

Ia mengatakan, mini soccer kini semakin diminati anak muda dan menjadi bagian dari gaya hidup yang mendorong pola hidup sehat. “Bahlil Mini Soccer ini digelar untuk mewadahi perubahan gaya hidup anak muda yang mulai terbangun kesadaran pola hidup sehat. Mini soccer sudah menjadi gaya hidup bagi generasi muda di Jawa Timur,” kata Ali, di sela membuka pertandingan di Zona 2 Madiun Raya.

Menurutnya, tingginya minat generasi muda terhadap olahraga menjadi kesempatan untuk menghadirkan kegiatan kepemudaan yang lebih relevan dengan kebutuhan mereka. “Ini membuktikan bahwa agenda kegiatan Partai Golkar Jawa Timur selaras dengan apa yang diharapkan oleh generasi muda kita,” ujarnya.

Terkait kemenangan 3-2 atas PKB, pria yang juga anggota DPR RI itu menegaskan bahwa hasil pertandingan persahabatan bukan tujuan utama. Ia mengatakan, laga tersebut justru dimaksudkan untuk membangun komunikasi, dan memperkuat hubungan antarpartai pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran di Jawa Timur.

“Menang atau kalah bukan faktor utama. Tujuan pertandingan persahabatan ini adalah merajut soliditas antarpartai pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran di Jawa Timur,” kata Ali.

Selain itu, Ali mengapresiasi kemampuan pengurus Partai Golkar di wilayah Madiun Raya yang dinilainya cukup baik dalam bermain mini soccer. Menurut dia, kegiatan olahraga juga penting bagi kader partai untuk menjaga kebugaran. “Kader partai harus menjaga kesehatan badannya agar maksimal dalam melayani warga Jawa Timur,” ujarnya.

Ali juga berharap olahraga dapat menjadi salah satu medium untuk membangun kedekatan antara partai politik dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi. Bahkan, panitia mengaku harus menolak sejumlah sekolah lantaran kuota peserta telah terpenuhi.

“Antusiasme pelajar mengikuti Bahlil Mini Soccer luar biasa tinggi. Panitia mohon maaf banyak menolak keikutsertaan sekolah karena slotnya sudah terpenuhi,” kata Fathoni.

Politikus yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya itu, berharap penyelenggaraan turnamen berikutnya dapat menampung lebih banyak peserta. “Mudah-mudahan dalam turnamen Bahlil Mini Soccer yang akan datang dapat lebih banyak terwadahi dan bisa meraih juara,” ujarnya.

Toni, demikian ia disapa, menjelaskan bahwa Zona 2 Madiun Raya merupakan zona kedua setelah Zona 1 Malang Raya yang telah berlangsung pada 31 Agustus-1 September 2026. Zona Malang Raya sebelumnya dibuka Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M. Sarmuji.

Setelah Madiun Raya, rangkaian turnamen akan berlanjut ke Zona 3 Tulungagung Raya pada 7-8 September 2026. Sebanyak 16 tim dari Trenggalek, Tulungagung, serta Kabupaten dan Kota Blitar akan bersaing untuk memperebutkan tiket menuju babak final di Surabaya.

Untuk diketahui,  Bahlil Mini Soccer 2026 merupakan turnamen kategori U-17 yang digelar di 11 zona di Jawa Timur. Secara keseluruhan, terdapat 176 tim yang akan mengikuti kompetisi tersebut dengan jumlah pemain dan official lebih dari 2.600 orang.

Turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-62 Partai Golkar yang jatuh pada 20 Oktober 2026. Babak final dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada 18-19 Oktober 2026. Para juara dari 11 zona akan bertemu untuk memperebutkan Piala Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp 188,5 juta berupa uang pembinaan. Selain hadiah uang, panitia juga menyediakan trofi, medali, serta sertifikat yang ditandatangani Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur.

Menurut Toni, penyelenggaraan turnamen tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan juara. Kompetisi tersebut juga dirancang sebagai ruang interaksi komunitas sepak bola dan sarana menanamkan sportivitas kepada generasi muda.

Format kompetisi yang digelar di berbagai daerah juga diharapkan dapat memperluas pencarian talenta sepak bola muda di Jawa Timur. “Kami berharap semakin banyak pemain muda mendapatkan ruang untuk menunjukkan kemampuan dan mengembangkan potensinya,” katanya.

Berikut jadwal babak penyisihan Bahlil Mini Soccer 2026:

31 Agustus-1 September: Zona 1 Malang, meliputi Kabupaten/Kota Malang dan Kota Batu.
3-4 September: Zona 2 Madiun, meliputi Kabupaten/Kota Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Pacitan.
7-8 September: Zona 3 Tulungagung, meliputi Trenggalek, Tulungagung, serta Kabupaten/Kota Blitar.
10-11 September: Zona 4 Kediri, meliputi Kabupaten/Kota Kediri dan Nganjuk.
14-15 September: Zona 5 Bojonegoro, meliputi Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.
17-18 September: Zona 6 Mojokerto, meliputi Kabupaten/Kota Mojokerto dan Jombang.
21-22 September: Zona 7 Surabaya, meliputi Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.
24-25 September: Zona 8 Madura, meliputi Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep.
28-29 September: Zona 9 Probolinggo, meliputi Kabupaten/Kota Probolinggo dan Kabupaten/Kota Pasuruan.
1-2 Oktober: Zona 10 Jember, meliputi Jember, Bondowoso, dan Lumajang.
5-6 Oktober: Zona 11 Banyuwangi, meliputi Banyuwangi dan Situbondo.

Seluruh rangkaian tersebut akan bermuara pada babak final di Surabaya pada 18-19 Oktober 2026, yang mempertemukan para juara dari 11 zona untuk memperebutkan Piala Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia.@

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *