Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia melakukan mou dengan UNAIR

Pendidikan19 Dilihat

Surabaya – Asosiasi Kurator dan Pengacara Indonesia menggelar acara forum grup discusion dengan thema profesi kurator dalam kepailitan perspektif hukum dunia usaha/UMKM, acara berlokasi di gedung Gedung A.G Pringgodigdo Fakultas Hukum UNAIR pada tanggal 13 Agustus 2026 dengan pembicara Prof.Dr.M.Hadi Shubhan SH.MH.CN

Ketua Dewan Sertifikasi AKPI Dr.Ricardo Simanjutak SH.LLM dalam sambutannya menyampaikan dorongan kebutuhan perekonomian, kepailitan wilayah surabaya dan sekitarnya akan tumbuh bersama dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi. Akpi merupakan organisasi pertama dalam bidang hukum kepailitan, yang lahirnya pada saat krisis ekonomi 98, hadirnya akpi diharapkan membawa percepatan pertumbuhan ekonomi untuk lebih baik lagi.

Ketua Umum AKPI Dr.Jimmy Simanjutak SH.MH menyampaikan penandatanganan nota kesepahaman antara AKPI dengan fakultas hukum UNAIR merupakan keberlanjutan dari kerjasama yang sudah terjalin selama ini, unair sebagai lembaga pendidikan dengan akpi selaku lembaga profesi yang melaksanakan dalam praktek hukum kepailitan,selanjutnya tidak hanya dengan unair namun akan bekerjasama juga dengan KADIN, Himbara dan universitas lainnya

Perwakilan Fakultas Hukum Unair prof.m. Hadi subhan Menyampaikan unair sebagai penyemai ilmu pengetahuan dan organisasi profesi kurator dan pengurus AKPI yang melaksanakan praktek. Profesi kurator dan pengurus dengan universitas harus saling bersinergi antara praktisi dengan akademisi.

Kurator merupakan profesi yang tumbuh 20 tahun belakangan ini, kepailitan saat ini banyak digunakan sebagai alternatif penyelesaian permasalahan utang piutang.

Melalui diskusi ini, Ketua Umum AKPI berharap peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tugas, tanggung jawab, serta tantangan profesi kurator dalam praktik kepailitan. Selain itu, FGD ini diharapkan menjadi ruang dialog konstruktif antara akademisi, praktisi, dan pelaku usaha untuk memperkuat perlindungan hukum serta menjaga keberlanjutan UMKM di tengah tantangan ekonomi.

Kehadiran pelaku UMKM dalam forum ini juga menjadi bagian penting, mengingat sektor tersebut kerap menjadi pihak yang terdampak dalam proses kepailitan. Dialog yang terbangun diharapkan mampu menghadirkan solusi dan rekomendasi yang konstruktif.

“Panitia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa, akademisi, praktisi hukum, pelaku usaha, maupun masyarakat umum yang ingin memperdalam pemahaman tentang kepailitan dan profesi kurator,” Pungkasnya. Tio

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *