Akhiri Kutukan! Persebaya Juara Piala Presiden 2026 

Tumbangkan Persib Lewat Drama Adu Penalti

Berita, Olahraga301 Dilihat

GIANYAR – Persebaya Surabaya akhirnya menorehkan sejarah dengan menjuarai Piala Presiden 2026. Bajul Ijo sukses mengakhiri penantian panjang setelah menaklukkan Persib Bandung melalui drama adu penalti 6-5 usai bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu pada partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam.

Gelar ini menjadi trofi Piala Presiden pertama bagi Persebaya. Keberhasilan tersebut sekaligus membayar kegagalan pada final edisi 2019 ketika mereka harus mengakui keunggulan Arema FC dengan agregat 2-4.

Persebaya tampil agresif sejak awal pertandingan dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-20. Berawal dari umpan terobosan di sisi kanan, Rachmat Irianto mengirim bola ke depan gawang yang langsung disambar Ramadhan Sananta. Sepakan striker Timnas Indonesia itu tak mampu dibendung kiper Persib, Teja Paku Alam, sehingga Bajul Ijo unggul 1-0.

Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Persib Bandung langsung merespons lewat gol Patricio Matricardi yang memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Persebaya untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Maung Bandung nyaris berbalik unggul pada menit ke-29 melalui peluang emas Balsa Sekulic. Beruntung bagi Persebaya, Ernando Ari tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan krusial yang menjaga skor tetap imbang hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, duel berlangsung semakin sengit. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan, namun kokohnya lini pertahanan serta penampilan impresif kedua penjaga gawang membuat tak ada gol tambahan tercipta. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir dan pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.

Momentum penting terjadi pada menit ke-112 saat Persib harus bermain dengan 10 orang setelah Mariano Peralta diganjar kartu merah. Meski kehilangan satu pemain, Persib mampu bertahan hingga peluit panjang 120 menit dibunyikan sehingga penentuan juara harus dilakukan melalui adu penalti.

Drama adu penalti berlangsung menegangkan. Penendang pertama Persib, Uilliam Barros, gagal setelah tendangannya berhasil ditepis kiper pengganti Persebaya, Reza Pratama. Empat algojo berikutnya dari kedua tim sukses menjalankan tugasnya.

Ketegangan kembali memuncak ketika eksekutor terakhir Persebaya, Yuran Fernandes, gagal mencetak gol sehingga adu penalti berlanjut ke babak sudden death.

Pada momen penentuan, penendang ketujuh Persib, Hamra Hamzah, gagal setelah sepakannya berhasil diblok. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Giedson yang sukses mengeksekusi penalti penentu kemenangan sekaligus memastikan Persebaya menang 6-5 dan resmi menjadi juara Piala Presiden 2026.

Atas keberhasilan tersebut, Persebaya berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp8 miliar. Sementara Persib Bandung sebagai runner-up menerima hadiah Rp3,5 miliar, setelah panitia menaikkan nilai hadiah masing-masing Rp500 juta untuk tim peringkat kedua hingga keempat.

Keberhasilan ini menjadi modal berharga bagi Persebaya menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2026/2027 sekaligus menegaskan ambisi Bajul Ijo untuk bersaing di papan atas sepak bola nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *