70 Persen Jamaah Haji Embarkasi Surabaya Masuk Kategori Risiko Tinggi

Berita, HAJI 2026248 Dilihat

Surabaya – Tingginya jumlah jamaah lanjut usia dan penderita penyakit penyerta membuat pengawasan kesehatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya diperketat.

Dari sekitar 19 ribu jamaah calon haji yang telah masuk embarkasi, sekitar 70 persen di antaranya masuk kategori risiko tinggi atau risti.

Kategori risiko tinggi tersebut didominasi jamaah lanjut usia, jamaah dengan penyakit penyerta, hingga jamaah yang memiliki kedua kondisi tersebut sekaligus.

Kondisi ini membuat petugas kesehatan harus melakukan pemantauan intensif sebelum jamaah diberangkatkan ke Tanah Suci.


Kepala Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya, Rosidi Roslan, mengatakan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkelanjutan sejak jamaah tiba di asrama haji.

“Sekitar 70 persen jamaah yang masuk embarkasi memang masuk kategori risiko tinggi, baik karena usia lanjut maupun penyakit penyerta,” ujar Rosidi Roslan.

Selain melakukan pemantauan, petugas kesehatan juga membuka layanan poliklinik bagi jamaah yang mengalami keluhan kesehatan. Hingga saat ini, ratusan jamaah tercatat mendatangi poliklinik embarkasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Keluhan yang paling banyak ditemukan antara lain kelelahan, hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, hingga anemia.

“Keluhan terbanyak yang kami tangani adalah kelelahan, hipertensi, diabetes, kolesterol, dan anemia,” katanya.

Tak hanya itu, puluhan jamaah juga terpaksa dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Rujukan dilakukan untuk pemeriksaan tuberkulosis (TB), gangguan saturasi oksigen, hingga kondisi fisik yang menurun.

Meski demikian, sebagian jamaah yang sempat menjalani perawatan berhasil distabilkan kondisinya dan kembali dinyatakan layak berangkat ke Arab Saudi.

“Kalau ditemukan penurunan kondisi kesehatan, jamaah akan segera kami rujuk untuk distabilkan sebelum diberangkatkan,” jelas Rosidi.

Petugas kesehatan memastikan seluruh jamaah akan terus dipantau hingga waktu keberangkatan guna menjaga keselamatan selama menjalankan ibadah haji.

“Tujuan utama kami memastikan jamaah tetap aman dan mampu menjalankan rangkaian ibadah haji dengan kondisi kesehatan yang terjaga,” pungkasnya. (Kris/tom)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *