4 Gol Cantik Como Hancurkan Manchester United, Bos Klub asal Indonesia Tertawa!

Berita, Olahraga405 Dilihat

COMO – Como 1907 membuat kejutan besar di Liga Champions 2026/2027. Klub Italia milik keluarga Hartono asal Indonesia itu sukses membantai Manchester United dengan skor telak 4-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Rabu (21/10/2026) malam waktu setempat.

Kemenangan sensasional ini menjadi sorotan tersendiri bagi publik sepak bola Indonesia. Di balik kebangkitan Como 1907, terdapat peran keluarga Hartono, pemilik klub melalui SENT Entertainment yang terafiliasi dengan Djarum Group. <Cite refs={[“turn699532search1″,”turn699532search0”]}/>

Hasil impresif tersebut menjadi alasan kuat bagi kubu Como untuk tersenyum. Sebaliknya, Manchester United harus pulang dengan membawa kekecewaan setelah tak mampu membendung permainan agresif tuan rumah.

Bintang utama pertandingan ini adalah Nico Paz. Gelandang serang asal Argentina tersebut mencetak dua gol dan menyumbangkan satu assist untuk membawa Como mempermalukan raksasa Inggris itu.

Como 1907 Bikin Manchester United Bertekuk Lutut

Como langsung mengejutkan Manchester United ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Nico Paz membuka keunggulan tuan rumah melalui tembakan melengkung yang gagal diantisipasi kiper Senne Lammens.

Memasuki babak kedua, Como semakin menggila. Anastasios Douvikas menggandakan keunggulan pada menit ke-49 setelah menerima umpan Nico Paz.

Delapan menit kemudian, Nico Paz kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia memanfaatkan kesalahan penguasaan bola pemain Manchester United untuk memperlebar keunggulan menjadi 3-0.

Pesta gol Como ditutup Jacobo Ramon pada menit ke-76. Bek tersebut menyambut umpan silang Kaiki Bruno untuk membawa tuan rumah unggul empat gol.Manchester United baru mampu membalas melalui Joshua Zirkzee pada menit ke-90+1. Gol itu hanya menjadi hiburan bagi Setan Merah karena Como tetap menang telak 4-1.

Bos Como dari Indonesia Punya Alasan Tersenyum

Kesuksesan Como mengalahkan Manchester United membawa kebanggaan tersendiri bagi Indonesia. Klub berjuluk I Lariani tersebut berada di bawah kepemilikan keluarga Hartono melalui SENT Entertainment. Robert Budi Hartono dan mendiang Michael Bambang Hartono mengambil alih Como pada 2019, ketika klub tersebut masih berjuang di kompetisi kasta bawah sepak bola Italia.

mirwan como
Mirwan Suwarso

 

Lima tahun kemudian, Como berhasil kembali ke Serie A pada musim 2024/2025. Kini, klub tersebut terus berupaya membangun reputasi di tengah persaingan sepak bola Eropa. Kemenangan 4-1 atas Manchester United menjadi pencapaian yang semakin memperkuat optimisme terhadap proyek sepak bola Como.

Presiden Klub Coma, Mirwan Suwarso yang langsung menyaksikan pertandingan di stadion, terlihat tersenyum lepas saat timnya membobol gawang Man United untuk keempat kalinya.

Manchester United Kian Terpuruk

Hasil negatif di markas Como memperpanjang periode sulit Manchester United. Setan Merah kini melewati tujuh pertandingan tanpa kemenangan sejak menundukkan Sabah FK dengan skor 4-0 pada laga pembuka Liga Champions musim ini.

Manchester United berada di peringkat ke-23 klasemen sementara fase liga dengan tiga poin dari tiga pertandingan. Sebaliknya, Como naik ke posisi ke-10 dengan enam poin.

Kekalahan ini juga meningkatkan tekanan terhadap pelatih Michael Carrick. Performa lini belakang yang rapuh dan kegagalan mengantisipasi serangan Como menjadi persoalan serius yang harus segera dibenahi.

Bagi Como dan para pendukungnya, kemenangan ini menjadi malam yang layak dirayakan. Sementara bagi Manchester United, kekalahan telak tersebut menjadi alarm keras bahwa nama besar saja tidak cukup untuk memenangkan pertandingan di level Eropa.

Satu hal yang pasti, Como sukses mencuri perhatian dunia. Klub Italia yang dimiliki pengusaha Indonesia itu bukan hanya menang, tetapi juga mempermalukan salah satu nama terbesar dalam sejarah sepak bola Inggris. (TOM)

 

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *