MALANG: Dua gol di masa injury time membawa Arema FC mengalahkan Persik Kediri 2-1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu, (11/1/2026). Hasil ini sekaligus memutus tren negatif Arema dalam enam pertandingan tak pernah menang di laga kendang.
Kemenangan ini membawa Arema FC naik satu peringkat ke urutan ke-10 dalam klasemen Super League setelah mengumpulkan 21 poin. Sebaliknya kekalahan menyebabkan Persik turun dua peringkat ke urutan 12 dengan 19 poin.
Kedua tim langsung memperagakan permainan cepat. Tuan rumah Arema tampil dengan penguasaan bola dan penuh percaya diri. Lini serangnya bertumpu pada penyerang Dalberto Luan.
Persik yang mengandalkan kecepatan kedua sayap lebih dulu mendapatkan peluang emas melalui tendangan jarak jauh Ezra Walian pada menit ke-30 tapi ditepis kiper Arema FC Lucas Frigeri.
Pada menit ke-35 giliran Arema FC memperoleh peluang melalui tendangan dari dalam kotak penalti yang dilepaskan Dalberto, namun kiper Leo Navacchio mementahkannnya.
Memasuki babak kedua, Persik langsung menggebrak sampai barisan pertahanan Arema FC kerepotan. Tim tamu melakukan strategi tekanan tinggi sehingga Arema sulit mengembangkan permainan.
Persik memecah kebuntuan melalui gol M Supriadi pada menit ke-80. Arema tersentak. Tim asuhan Marcos Santos ini berusaha menyamakan kedudukan dan baru berhasil melakukannya pada menit 90+5 dari gol bunuh diri M Supariadi.
Tiga menit kemudian Ian Puleio menjadi pahlawan kemenangan Arema FC setelah sundulan kerasnya masuk sempurna ke gawang Persik. Tak lama, wasit meniup peluit panjang. (rak)













