134 Jamaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci, Wamen Sebut Pelayanan Haji Mengalami Lompatan Besar!

Berita, HAJI 2026227 Dilihat
MAKKAH: Angka kematian jamaah haji Indonesia pada musim haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga berakhirnya puncak haji Armuzna jumlah jemaah yang meninggal berkisar 134 orang.
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan
Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada musim haji tahun lalu yang mencapai 267 orang.
Meski demikian, Kementerian Haji dan Umrah akan terus berupaya menekan angka kematian jamaah melalui peningkatan layanan kesehatan serta penguatan pengawasan terhadap kondisi fisik jemaah, terutama kelompok lanjut usia dan berisiko tinggi.

“Kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan, terutama terkait pengelolaan kesehatan jemaah agar angka kematian dapat ditekan lebih rendah lagi pada masa mendatang,” katanya.

Selain mencatat penurunan angka kematian, Dahnil juga menyebut pelaksanaan Armuzna tahun ini berjalan lebih tertata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Seluruh jemaah berhasil diberangkatkan ke Arafah sesuai jadwal tanpa keterlambatan yang berarti.

Proses pergerakan jamaah dari Arafah menuju Muzdalifah hingga Mina juga berlangsung lebih lancar. Bahkan, kawasan Muzdalifah telah bersih dari jemaah pada pagi hari sekitar pukul 06.30 waktu setempat, jauh lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Meski demikian, pihaknya masih menemukan sejumlah persoalan terkait kedisiplinan jemaah dan tata kelola penempatan di tenda Arafah maupun Mina. Beberapa upaya penertiban, termasuk pemasangan daftar nama penghuni tenda, terkadang terganggu karena adanya pihak yang mencopot informasi tersebut sehingga menyulitkan pengaturan jemaah.

Di Muzdalifah, tantangan lain yang masih perlu diperbaiki adalah kedisiplinan dalam mengikuti antrean keberangkatan menuju Mina, termasuk mengantisipasi berbagai provokasi yang dapat memicu ketidaktertiban di lapangan.

Untuk itu, Kementerian Haji dan Umrah berkomitmen memperkuat koordinasi serta meningkatkan ketegasan petugas dalam menjaga ketertiban selama pelaksanaan puncak ibadah haji pada tahun-tahun mendatang. (Tom)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *