SURABAYA: Cabang olahraga Tarung Derajat sudah hampir dipastikan tetap akan dipertandingan pada PON XXII-2028. Pertandingan cabor bela diri asli Indonesia itu akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Keputusan tersebut tertuang dalam hasil Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan PON XXII 2028 Nusa yang mempertemukan perwakilan tiga tuan rumah, NTB, NTT, dan DKI Jakarta di Kantor KONI Pusat pada Jumat (27/12/2026).
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menjadi tuan rumah bagi 26 cabor, terutama dari kategori Olympic seperti panahan, atletik, basket, dayung, golf, triathlon, voli pasir, panjat tebing, judo, dan angkat besi.
Selain itu, NTB juga menggelar cabor SEA Games seperti selam, ski air, esport, futsal, dan soft tennis. Sebagai tuan rumah, NTB memperjuangkan sembilan cabor privilege. Tarung Derajat masuk urutan teratas disusul , muaythai, sport dance, hapkido, biliar, bermotor, aerosport, petanque, padel, serta berkuda-memanah.
Sementara itu, Nusa Tenggara Timur (NTT) dipercaya menyelenggarakan 22 cabor, termasuk bola tangan, voli indoor, layar, modern pentathlon, selancar ombak, tenis meja, cricket, bulutangkis, sepak bola, taekwondo, dan tinju.
NTT juga akan menggelar cabor prioritas Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) seperti pencak silat dan wushu, serta cabor SEA Games seperti kickboxing, sepak takraw, dan catur. Menariknya, NTT juga akan menjadi tuan rumah cabor kategori World Games yakni aerosport dan angkat berat.
Selain itu, NTT mengusulkan cabor privilege seperti kempo, gateball, berkuda pacuan, dan barongsai. Di sisi lain, sejumlah cabor dipindahkan ke Jakarta karena pertimbangan kesiapan fasilitas. Cabor tersebut meliputi akuatik, anggar, senam, hoki, menembak, balap sepeda, berkuda equestrian, baseball/softball, tenis lapangan, rugby 7, gulat, ice skating, skateboard, dan boling.
Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas pertandingan tanpa harus membangun infrastruktur baru di daerah. Hasil pembagian cabor ini selanjutnya akan diserahkan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) guna mendapatkan keputusan final.
“Alhamadulliah, dari hasil Rakor KONI Pusat terkait pembagian cabor PON 2028, tarung derajat masuk cabor prioritas teratas yang akan dipertandingkan di NTB. Meski masih menunggu keputusan Menpora, saya rasa tidak akan banyak perubahan, ” ujar Wakil Ketua Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jatim, Moch. Muhsin.
Dengan keputusan rakor KONI Pusat ini, Muhsin berharap agar KONI Jatim bisa segera memasukan tarung derajat dalam program Puslatda proyeksi PON 2028. Apalagi, tarung derajat sudah membuktikan mampu meraih medali emas di PON Aceh-Sumut maupun beberapa kejuaran tingkat nasional. Diantaranya Pomnas, Kejurnas dan PON beladiri 2025.
“Puslatda menjadi bagian penting dari kelanjuran pembinaan yang dilakukan Pengprov Kodrat Jatim. Untuk itu dengan hasil Rakor KONI Pusat, kita berharap tarung derajat sudah bisa segera memulai Puslatda, ” harapnya.











