Bentuk Tim PON Beladiri dan POMNAS, Kodrat Jatim Panggil 57 Petarung

Selekda Dibuka Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah

Berita, Olahraga96 Dilihat
banner 468x60

SURABAYA: Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur memanggil 57 atlet untuk mengikuti seleksi pembentukan tim yang akan diterjunkan dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) dan PON Beladiri 2025.

Seleksi  Daerah (Selekda) ini dihadiri sejumlah pengurus Pengprov Kodrat Jatim, perwakilan Bapomi dan dibuka oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah (UHT), Laksamana Pertama TNI (Purn) Benny Jovie, dr., Sp.JP (K)., FIHA, di Hall Fakultas Kedokteran UHT, Surabaya, Minggu 10 Agustus 2025.

Ketua Harian Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur, Erwin H. Poedjono mengatakan seleksi daerah dilakukan bertujuan untuk mencari atlet terbaik di masing-masing kelas untuk mewakili Jatim di di dua even bergengsi nasional, POMNAS dan PON Beladiri.

“Yang kita panggil seleksi adalah juara Porprov, beberapa mantan atlet PON 2024 dan atlet potensial lain hasil penjaringan tim talent scouting. Kita adu lagi untuk mencari yang terbaik dan siap membawa nama Jatim POMNAS dan PON Beladiri nanti, ” ujarnya.

Beberapa nama atlet yang terpanggil mengikuti seleksi, dua diantaranya adalah peraih medali emas PON 2024, yaitu Aryo Pandu Pamungkas dari Kota Batu dan Satriawan Derajat dari Surabaya. Selain itu juga ada Putra Al Abbi (Kota Kediri) dan Rahmad Albar (Lamongan).

Di sektor putri, ada tiga atlet dari Kota Malang yang terpanggil seleksi. Sementara Jombang, Sidoarjo, Surabaya dan Batu ada dua atlet yang ikut berjuang bisa menembus skuat Jatim proyeksi POMNAS dan PON Beladiri.

Sementara Ketua Tim Seleksi, Muksin mengatakan, dalam pembentukan tim POMNAS dan PON Beladiri harus dilakukan dengan hati-hati karena dua even ini berlangsung dalam waktu berdekatan. POMNAS digelar di Jawa Tengah, 19-27 September 2025 dan PON Beladiri di Kudus, 13-16 Oktober 2025.

“Evennya berdekatan dan sama-sama penting. Kita akan bentuk dua tim, yang bukan berstatus mahasiswa tentu masuk di tim PON Beladiri. Yang mahasiswa bisa jadi ikut POMNAS, tapi bisa juga kita ikutkan tim PON Beladiri. Kita akan berhitung lagi, agar dua tim ini benar-benar yang terbaik, ” ucapnya.

Sebelumnya pulang ke daerah masing-masing, Muksin berpesan kepada semua atlet untuk menjaga kondisi dan siap kembali dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC).

“Dalam waktu dekat akan segera kita umumkan siapa saja yang lolos seleksi. Untuk itu jaga kondisi dan tetap berlatih di daerahnya sebelum mengikuti pemusatan latihan, ” pesannya.@

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *