Antusias Tinggi, Sembilan Provinsi Ramaikan Piala Gubernur Jatim Finswimming 2025*

Kadispora Apresiasi POSSI

Olahraga41 Dilihat

Malang – Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Jawa Timur, M Hadi Wawan Guntoro, mengapresiasi atas konsistensi penyelenggaraan kejuaraan Finswimming Piala Gubernur Jawa Timur ke-13 yang berlangsung 27–30 November 2025 di Kolam Renang Gajayana Kota Malang.

Menurutnya, ajang ini merupakan pilar penting dalam pembibitan dan peningkatan prestasi olahraga selam bukan hanya untuk Jatim namun juga unguk nasional. “Kejuaraan yang berjalan terus-menerus setiap tahun ini adalah ruang pembibitan prestasi. Selain itu, ini menjadi tolok ukur posisi Jawa Timur dibandingkan provinsi lain,” ujar Kadispora usai pembukaan Kejuaraan Finswimming Piala Gubernur Jawa Timur ke-13.

Ia menambahkan bahwa kejuaraan ini memiliki dampak besar dalam pengembangan ekosistem keolahragaan di Jatim. “Kami terus mendorong semua pihak, termasuk Dispora, kabupaten/kota, klub, hingga sponsor untuk turut berkontribusi. Harapannya, ke depan kegiatan ini dapat terdaftar secara resmi sebagai agenda rutin dan masuk dalam kalender event olahraga Jatim,” jelas Hadi.

Kadispora juga menyampaikan salam hormat dan apresiasi dari Gubernur Jawa Timur atas kontribusi Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Timurc yang terus mendukung prestasi olahraga selam. Ia berharap penyelenggaraan yang konsisten dapat menjadi rujukan PB POSSI dalam menentukan atlet untuk ajang internasional.

Ketua POSSI Jatim, Mirza Muttaqien, menegaskan bahwa Piala Gubernur bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi program pembinaan yang sangat strategis. “Ini adalah ruang pembinaan yang kami siapkan secara serius untuk mematangkan kualitas atlet, terutama atlet-atlet muda,” katanya.

Mirza menyebut bahwa kehadiran peserta dari sembilan provinsi menunjukkan penguatan pembinaan olahraga selam di berbagai wilayah Indonesia. “Harapannya, event ini melahirkan atlet potensial untuk PON dan kejuaraan internasional,” imbuhnya.

POSSI Jatim mengajak masyarakat hadir menyaksikan langsung pertandingan. “Finswimming adalah olahraga cepat dan dinamis. Kami mengundang masyarakat Malang dan Jawa Timur untuk memeriahkan kejuaraan ini,” ujar Mirza.

Kehadiran ratusan atlet, ofisial, dan keluarga diperkirakan mendongkrak sektor perhotelan, kuliner, transportasi, serta UMKM lokal selama kompetisi berlangsung.

POSSI Jatim juga menargetkan empat fokus utama pada penyelenggaraan tahun ini:
1. Regenerasi atlet,
2. Standarisasi penyelenggaraan,
3. Pemantauan performa atlet Jatim untuk Pra-PON dan PON,
4. Penguatan jejaring daerah untuk pemerataan kualitas finswimming nasional.

Tahun ini, sebanyak 596 atlet dari 42 kabupaten/kota dan sembilan provinsi yakni Aceh, Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, NTB, Sumatera Selatan, dan Banten siap bersaing memperebutkan 768 medali emas yang dipertandingkan di berbagai nomor dan kelompok umur.

Kompetisi diikuti atlet-atlet usia dini hingga senior, mulai Kelompok Umur F (9 tahun) hingga Kelompok Umur A, termasuk perenang nasional yang telah meraih prestasi internasional. Keragaman kategori membuat persaingan diperkirakan berlangsung ketat dan menarik untuk disaksikan publik.

Dengan besarnya skala peserta dan cakupan provinsi, Kejuaraan Finswimming Piala Gubernur Jawa Timur XIII menjadi salah satu event terbesar menjelang akhir 2025. Melalui dukungan Dispora Jatim dan berbagai pihak, ajang ini diharapkan terus melahirkan atlet selam berprestasi yang dapat mengharumkan Jawa Timur dan Indonesia di tingkat dunia.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *